Kesehatan

Perut Buncit dan Pinggang Berlemak Bisa Menyebabkan Serangan Jantung dan Stroke

Menurut penelitian di Eropa baru-baru ini, perut buncit dan kelebihan lemak di pinggang menjadi risiko tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

Perut Buncit dan Pinggang Berlemak Bisa Menyebabkan Serangan Jantung dan Stroke
Harvard Health--Harvard University
Ilustrasi lemak di pinggang 

Menurut penelitian di Eropa baru-baru ini, perut buncit dan kelebihan lemak di pinggang menjadi risiko tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

Penelitian yang disebut EUROASPIRE V ini adalah survei pencegahan penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Penelitian tersebut merupakan bagian dari program penelitian European Society of Cardiology.

Temuan tentang belly fat sebagai risiko penyakit jantung diungkapkan dalam World Congress of Cardiology & Cardiovascular Health di Dubai, Uni Emirat Arab.

Mereka mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga individu yang berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular memiliki kelebihan lemak di perut.

Hasilnya menunjukkan, hanya 47 persen mereka yang memakai obat untuk mengurangi tekanan darah tinggi mencapai target di bawah 140/90 milimeter merkuri, atau di bawah 140/85 bagi mereka yang menderita diabetes.

Hati-hati, Terlalu Banyak Tidur Bisa Mengakitkan Serangan Jantung dan Kematian Dini

Di antara individu yang menggunakan obat penurun lipid, hanya 43 persen telah mencapai target kolesterol low-density lipoprotein (LDL) di bawah 2,5 millimoles per liter.

Banyak yang tidak menerima pengobatan untuk tekanan darah tinggi dan kolesterol LDL tinggi memiliki kondisi tersebut.

Hanya 65 persen dari individu yang menerima perawatan untuk diabetes tipe 2 telah mencapai gula darah target di bawah 7,0 persen hemoglobin terglikasi (HbA1c).

Kornelia Kotseva, ketua Komite Pengarah EUROASPIRE dan profesor di Imperial College London di Inggris mengatakan, "menunjukkan bahwa proporsi besar individu yang berisiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular memiliki kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat dan tekanan darah yang tidak terkontrol, lipid , dan diabetes."

Halaman
1234
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved