Persija Juara Liga 1 2018

Usai Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta Bangun Tim Musim Depan Setelah Evaluasi

Klub sepak bola Persija Jakarta akan membangun tim untuk musim depan setelah melakukan evaluasi, kata sang Direktur Utama I Gede Widiade.

Usai Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta Bangun Tim Musim Depan Setelah Evaluasi
Feri Setiawan/Super Ball
Persija menjadi juara Liga 1 Musim 2018 usai menaklukkan Mitra Kukar 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2018). (Super Ball/Feri Setiawan) 

KLUB sepak bola Persija Jakarta akan membangun tim untuk musim depan setelah melakukan evaluasi, kata sang Direktur Utama I Gede Widiade.

Menurut Gede, evaluasi performa Persija sepanjang tahun 2018 akan dilakukan pada pertengahan Desember 2018.

Setelahnya, tim akan diliburkan sampai 10 Januari 2019.

"Di rentang waktu itu kami akan menyurati personel tim secara formal terkait siapa yang akan bertahan siapa yang tidak," ujar Gede Widiade usai acara syukuran gelar juara Liga 1 Indonesia 2018 bersama sponsor tim, Specs di Jakarta, Senin (10/12/2018) malam.

Gede melanjutkan, nantinya dalam evaluasi, bukan hanya pemain dan pelatih yang disorot, tetapi juga elemen klub lain mulai panitia pelaksana pertandingan (panpel) hingga dirinya sebagai direktur utama.

Marko Simic memborong dua gol pada menit ke-17 (penalti) dan ke-59 pada laga Persija Jakarta Vs Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada laga terakhir Liga 1 Indonesia 2018, Minggu (9/12/2018).
Marko Simic memborong dua gol pada menit ke-17 (penalti) dan ke-59 pada laga Persija Jakarta Vs Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada laga terakhir Liga 1 Indonesia 2018, Minggu (9/12/2018). (@persijajkt)


Hal itu dilakukan karena Persija bukan hanya sebuah klub melainkan badan usaha.

"Jadi banyak yang harus dievaluasi karena semuanya saling ketergantungan," tutur Gede.

Terkait pelatih dan pemain Persija pada tahun 2019, Gede memastikan semuanya memiliki kualitas mumpuni untuk membawa tim ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada tahun 2019, Persija ingin mempertahankan gelar juara Liga 1 dan berhasrat lolos ke babak grup Liga Champions Asia tahun 2019.

Persija menjadi juara Liga 1 Musim 2018 usai menaklukkan Mitra Kukar 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2018). (Super Ball/Feri Setiawan)
Persija menjadi juara Liga 1 Musim 2018 usai menaklukkan Mitra Kukar 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/12/2018). (Super Ball/Feri Setiawan) (Feri Setiawan/Super Ball)


"Semakin tinggi target, sumber daya manusia di tim juga harus sangat tinggi. Siapa saja yang menjadi bagian skuat, tergantung manajemen," tutur Gede.

Sepanjang tahun 2018, Persija Jakarta sukses mendapatkan tiga trofi baik tingkat nasional maupun internasional.

Selain trofi Liga 1 Indonesia, skuat berjuluk Macan Kemayoran juga keluar sebagai pemenang di turnamen internasional Boost Sports Super Fix 2018 di Malaysia dan kompetisi pra-musim nasional Piala Presiden 2018.

Teco pelatih terbaik

Pelatih Persija Jakarta, Stefano 'Teco' Cugurra, seusai memimpin skuat Persija pada latihan tertutup di Lapangan PS AU TNI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018).
Pelatih Persija Jakarta, Stefano 'Teco' Cugurra, seusai memimpin skuat Persija pada latihan tertutup di Lapangan PS AU TNI, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2018). (Warta Kota/Gisesya Ranggawari)

Pelatih Persija Jakarta Stefano "Teco" Cugurra mengapresiasi pemilihan dirinya menjadi pelatih terbaik Liga 1 Indonesia tahun 2018.

Teco menjadi yang terbaik di liga setelah mengalahkan kandidat lainnya yaitu Mario Gomez (pelatih Persib Bandung) dan Robert Rene Alberts (PSM Makassar). Penentuan ini dilakukan oleh Technical Study Group Liga 1.

"Terima kasih kepada teman-teman telah memilih saya. Namun, kerja saya selama di Persija berhasil karena adanya kerja sama dengan para asisten pelatih, tim dokter, ofisial dan manajemen," ujar Teco di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.

Stefano Cugurra memang menjadi sosok penting dalam apiknya performa Persija sepanjang Liga 1 tahun 2018.

Pelatih asal Brazil tersebut mampu membuat pemainnya tampil konsisten di setiap pertandingan hingga sukses menjadi kampiun di akhir liga.

Trofi Liga 1 Indonesia juga menjadi piala ketiga Persija sepanjang tahun 2018 setelah sebelumnya mereka keluar sebagai pemenang di turnamen internasional Boost Sports Super Fix 2018 di Malaysia dan kompetisi pra-musim nasional Piala Presiden 2018.

Ketiga gelar di atas membuktikan Teco dapat membangun tim yang solid dan bermental juara setelah pertama kali ditunjuk sebagai juru taktik Persija pada akhir Desember 2016.

Kemampuan Teco dalam meracik tim mendapat pujian dari kapten Persija Ismed Sofyan. Menurut Ismed, pelatihnya itu merupakan sosok yang tegas, disiplin dan sangat profesional.

Itulah yang membuat Stefano Cugurra layak mendapatkan rasa hormat dari skuat Persija Jakarta.

"Pelatih tidak pernah melihat nama besar. Pemain akan diturunkan jika performanya bagus dalam latihan, bukan karena hal lain," tutur Ismed.

Persija Jakarta berhasil menjadi juara Liga 1 Indonesia musim 2018 usai menaklukkan Mitra Kukar dengan skor 2-1 di laga pekan terakhir atau pekan ke-34 di yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu.

Dua gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh penyerang Marko Simic pada menit ke-17 (penalti) dan 59'.

Sementara Mitra Kukar mencetak gol di menit ke-88 melalui tendangan Aldino Herdianto.

Dengan demikian, di klasemen akhir Liga 1, Persija mengumpulkan 62 poin.

Jumlah ini lebih banyak satu angka daripada peringkat kedua PSM Makassar yang di laga lainnya menaklukkan PSMS Medan dengan skor 5-1 di Stadion Andi Mattalata, Makassar.

Gelar juara menjadi catatan manis bagi Persija karena terakhir kali mereka mendapatkan gelar serupa adalah tahun 2001 atau 17 tahun lalu.

Selain juara dan mendapatkan gelar pelatih terbaik, Persija juga menempatkan pemainnya yakni Rohit Chand sebagai pemain terbaik di Liga 1 tahun 2018.

Rohit mengungguli penyerang David da Silva (Persebaya Surabaya) dan gelandang Wiljan Pluim (PSM Makassar). (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved