Ratusan Warga Halangi Satpol PP Depok Bongkar Paksa Dua Tenda di Pasar Cisalak

Namun upaya aparat Satpol PP untuk membongkar paksa dua tenda itu dihalang-halangi ratusan warga sekitar Pasar Cisalak yang berdatangan.

Ratusan Warga Halangi Satpol PP Depok Bongkar Paksa Dua Tenda di Pasar Cisalak
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Warga menghalangi upaya pembongkaran paksa dua tenda yang dijadikan posko warga untuk menghentikan dan menolak pemagaran area Pasar Cisalak, Selasa (11/12). 

Depok, Warta Kota -- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok mengultimatum warga sekitar Pasar Cisalak untuk segera membongkar dua tenda yang ada di sisi barat gedung pasar, Selasa (11/12/2018) sore ini paling lambat pukul 16.00.

Ultimatum diberikan dengan dilayangkannya surat peringatan kepada warga, atas dua tenda itu, Selasa pagi.

Dua tenda yang diminta dibongkar itu, sejak Rabu (5/12/2018) lalu dibangun warga dan dipakai sebagai posko atau tempat warga berjaga, untuk menghalangi pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak.

Karena sampai Selasa sore pukul 16.00, dua tenda itu masih juga berdiri dan belum dibongkar warga, belasan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama petugas kepolisian mendatang lokasia dua tenda untuk melalukan bongkar paksa.

Tampak pula hadir Kepala Disdagin Depok Kania Parwati.

Namun upaya aparat Satpol PP untuk membongkar paksa dua tenda itu dihalang-halangi ratusan warga sekitar Pasar Cisalak yang berdatangan.

Warga menghalangi upaya pembongkaran paksa dua tenda yang dijadikan posko warga untuk menghentikan dan menolak pemagaran area Pasar Cisalak, Selasa (11/12).
Warga menghalangi upaya pembongkaran paksa dua tenda yang dijadikan posko warga untuk menghentikan dan menolak pemagaran area Pasar Cisalak, Selasa (11/12). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Mereka memenuhi dan berdiri di sekitar tenda untuk menghalangi petugas yang hendak membongkarnya. Negoisasi antara petugas dan warga terus terjadi.

Sejumlah warga baik laki-laki dan perempuan yang datang semakin banyak. Mereka meneriaki petugas yang dianggap sewenang-wenang. Bahkan warga juga meneriaki kehadiran Kepala Disdagin Depok Kania Parwati.

"Penjahat kalian semuanya, kalau bongkar tenda kami," kata salah seorang warga.

Hendra Dado Sembiring, warga lainnya memastikan bahwa warga akan terus mempertahankan dua tenda yang mereka bangun itu sebagai posko untuk menghentikan pemagatan area pasar.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved