Bisnis

Perusahaan Tekstil di Bekasi Bakal Hengkang pada Akhir Tahun 2018

Apindo Bekasi mendeteksi ada dua atau tiga perusahaan tekstil bakal hengkang dari Kabupaten Bekasi pada akhir tahun 2018.

Perusahaan Tekstil di Bekasi Bakal Hengkang pada Akhir Tahun 2018
Istimewa
Ilustrasi industri tekstil di Bekasi 

WARTA KOTA, BEKASI --- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bekasi mendeteksi ada dua atau tiga perusahaan garmen atau tekstil bakal hengkang dari Kabupaten Bekasi pada akhir tahun 2018.

Bahkan perusahaan tersebut bakal menjual asetnya untuk pindah ke tempat lain, sekaligus membayar upah karyawannya.

Ketua Apindo Bekasi Sutomo mengatakan, fenomena itu terjadi karena hasil produksi dengan nilai upah yang dikeluarkan tidak seimbang.

Mereka mencatat, biaya pengeluaran terutama membayar gaji karyawan lebih tinggi dibanding pendapatannya.

Dampak Kenaikan Upah, Perusahaan Garmen di Bekasi Nyaris Bangkrut

Apalagi pada 2019 mendatang, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi mencapai Rp 4,1 juta. Hal ini juga dipicu dengan sengitnya persaingan antara perusahaan yang bergerak di bidang serupa.

"Sebetulnya peristiwa penjualan aset perusahaan bukan hal pertama, karena jauh sebelumnya, ada beberapa perusahaan besar di Kabupaten Bekasi yang sudah lebih dulu hengkang," kata Sutomo, Selasa (11/12/2018).

Dia mengatakan, sebelumnya perusahaan besar seperti Sony dan Sanyo telah gulung tikar di Indonesia.

Untuk kedua perusahaan itu, pemicu hengkangnya karena tingginya biaya produksi terutama membayar gaji karyawan.

"Jadi tidak imbang antara pemasukan yang diterima perusahaan dengan pengeluaran," ujarnya.

Tingginya persaingan dan UMK di wilayah Kabupaten Bekasi, maka perusahaan pindah ke daerah lain.

Halaman
12
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved