Staf Khusus Ridwan Kamil akan Investigasi Kasus Pemagaran Pasar Cisalak

Dalam aduannya ke staf khusus Gubernur Jabar, kata Ujang, warga juga menyampaikan bagaimana Pemkot Depok sudah melanggar kesepakatan dengan warga.

Staf Khusus Ridwan Kamil akan Investigasi Kasus Pemagaran Pasar Cisalak
Istimewa
Perwakilan warga sekitar area Pasar Cisalak bertemu dengan staf khusus Gubernur Jabar di Bandung mengadukan soal pemagaran area Pasar Cisalak. 

Depok, Warta Kota -- Karena kecewa dengan Ombudsman RI yang justru menekan mereka terkait pemagaran area Pasar Cisalak, ratusan warga di sekitar Pasar Cisalak akhirnya mengadukan soal rencana pemagaran tembok di depan rumah dan tempat usaha mereka itu ke Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Perwakilan warga ditemui staf khusus Gubernur Jabar yakni Saan Mustofa dan Arfi Rafnialdi di Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/12/2018).

Ujang Romli, perwakilan warga yang juga Sekertaris RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimangggis, Depok, mengatakan setelah penyerahan semua data milik warga serta menjelaskan seluruh hal terkait pemagaran, staf khusus Gubernur Jabar Ridwan Kamil, berjanji akan menindaklanjuti hal ini dan sebisa mungkin berupaya agar isolasi rumah dan tempat usaha warga dengan pemagaran area Pasar Cisalak itu dibatalkan Pemkot Depok.

"Untuk itu, mereka bersama dengan sebagian anggota DPRD Depok, akan menginvestigasi kasus pemagaran ini, dengan melakukan survei ke lokasi rumah dan tempat usaha kami atau ke lokasi pemagaran, terlebih dahulu," kata Ujang kepada Warta Kota, Senin (10/12/2018).

Survei lokasi kata Ujang dijanjikan mereka akan dilakukan secepatnya, paling tidak pekan ini. "Setelah itu mereka akan menentukan langkah selanjutnya," kata Ujang.

Menurut Ujang, warga sangat senang dan sangat terbuka serta mengunggu survei lokasi yang akan dilakukan.

Perwakilan warga sekitar area Pasar Cisalak bertemu dengan staf khusus Gubernur Jabar di Bandung mengadukan soal pemagaran area Pasar Cisalak.
Perwakilan warga sekitar area Pasar Cisalak bertemu dengan staf khusus Gubernur Jabar di Bandung mengadukan soal pemagaran area Pasar Cisalak. (Istimewa)

"Dengan mendatangi lokasi secara langsung, kami harap mereka memahami segala kesulitan kami yang akan terjadi nantinya, jika pemagaran benar-benar dilakukan," kata Ujang.

Kepada dua orang staf khusus Gubernur Jabar Ridwan Kamil, yakni Saan Mustofa dan Arfi Rafnialdi itu, kata Ujang warga juga menyampaikan dan menceritakan semua hal terkait kronologis rencana pemagaran area Pasar Cisalak, yang dianggap warga mengisolir rumah dan tempat usaha warga.

Sebab tembok pagar setinggi 2,10 meter yang direncanakan itu akan dibangun di sepanjang jalan akses masuk pasar, tepat di depan pintu rumah dan tempat usaha warga.

"Karena Pemkot Depok sudah mau membunuh kami dengan rencana pemagaran ini, maka kami akhirnya mengadu ke Gubernur Jawa Barat. Warga berharap betul pemagaran ini dibatalkan, karena bukan seperti itu cara menata pasar yang baik," kata Ujang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved