Sekelompok Pemuda Diduga Geng Motor Teror Warga Sukmajaya Depok

Beruntung saat kejadian beberapa remaja itu berhasil menghindar dan membuat sejumlah warga lainnya berdatangan.

Sekelompok Pemuda Diduga Geng Motor Teror Warga Sukmajaya Depok
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Lokasi penyerangan sekelompok pemuda yang diduga anggota geng motor, di Sukmajaya, dimana warga berhasil menghalau pelaku penyerangan dan membekuk seorang diantara mereka. 

Aksi teror sekelompok pemuda yang diduga geng motor kembali menghantui warga Kota Depok. Kali ini aksi kawanan bermotor yang membawa senjata tajam itu terjadi di Jalan RRI Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, atau tepatnya di depan Toko Besi Mega Baja, Minggu (9/12/2018) dini hari sekira pukul 04.00.

Sedikitnya 12 pemuda yang berboncengan 6 sepeda motor dengan membawa senjata tajam, menyerang beberapa remaja warga sekitar yang sedang berada di lokasi kejadian menunggu saat sholat subuh.

Beruntung saat kejadian beberapa remaja itu berhasil menghindar dan membuat sejumlah warga lainnya berdatangan.

Bahkan secara beramai-ramai belasan warga keluar rumah dan mencoba mengejar para pemuda yang diduga anggota geng motor tersebut. Warga akhirnya berhasil menghadang salah satu anggota geng motor dan membekuknya berikut sepeda motor yang ia kendarai.

Pelaku penyerangan yang berhasil dibekuk warga itu, kemudian diserahkan ke Polsek Sukmajaya, Depok.

Ahmad, Ketua RT 3, RW 5, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, mengatakan dari keterangan dan kesaksian warga aksi sekelompok pemuda yang masuk dan menyerang remaja di wilayahnya sangat meresahkan warga.

Apalagi mereka mencoba menyerang beberapa remaja warga sekitar tanpa alasan yang jelas. Sebab saat kejadian, para remaja sedang berada di sekitar Gudang JNE, tempat mereka bisa berkumpul.

"Untungnya saat ada keributan itu, beberapa warga langsung keluar rumah dan berhasil menghalau sekelompok pemuda yang menyerang. Bahkan warga berhasil menangkap salah seorang diantara mereka dan akhirnya kami serahkan ke Polsek Sukmajaya," kata Ahmad, Minggu (9/12/2018).

Ia berharap dari satu pelaku yang ditangkap polisi bisa mengembangkan kasus penyerangan ini dan membekuknya pelaku lainnya. "Sebab kami duga mereka adalah geng motor. Meskipun aksi mereka tidak menimbulkan korban dan kerusakan, warga berharap pelaku lainnya bisa dibekuk polisi," kata Ahmad.

Andre salah seorang warga, mengatakan para penyerang yang berjumlah 12 orang yang mengendarai sepeda motor berboncengan, rata-rata membawa senjata tajam jenis celurit di tangan mereka.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved