Kesehatan

Hati-hati, Terlalu Banyak Tidur Bisa Mengakitkan Serangan Jantung dan Kematian Dini

Penelitian terbaru menunjukkan terlalu banyak tidur berbahaya untuk kesehatan, terutama serangan kardiovaskular dan kematian dini.

Hati-hati, Terlalu Banyak Tidur Bisa Mengakitkan Serangan Jantung dan Kematian Dini
Lifealth
Ilustrasi terlalu banyak tidur dapat membahayakan kesehatan jantung dan kematian dini. 

Penelitian baru menemukan bahwa tidur yang tidak cukup dan berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah jantung kardiovaskular dan kematian dini.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (The Centers for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan bahwa sepertiga dari populasi Amerika Serikat tidak cukup tidur.

CDC juga memperingatkan bahwa kurang tidur meningkatkan risiko berbagai kondisi kronis seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, obesitas, dan depresi.

Tewas Akibat Serangan Jantung, Pengemudi Mobil Ini Tabrak Separator Busway di Tamansari

Tapi, menurut penelitian baru yang muncul di European Heart Journal, tidur terlalu banyak dapat memengaruhi kesehatan sama negatifnya dengan tidur terlalu sedikit.

Chuangshi Wang, kandidat doktor di McMaster University di Ontario di Kanada, dan Peking Union Medical College di Akademi Ilmu Kedokteran China di China, merupakan penulis utama dari makalah baru dalam jurnal tersebut.

Konsekuensi kesehatan dari terlalu banyak tidur

Wang dan rekan meneliti kebiasaan tidur lebih dari 116.000 orang berusia antara 35 dan 70 tahun yang telah terdaftar dalam studi Prospective Urban Rural Epidemiology (PURE).

Dalam analisis mereka, para peneliti juga memasukkan informasi tentang status sosial ekonomi peserta, kebiasaan gaya hidup, aktivitas fisik, diet, penggunaan berbagai macam obat, dan riwayat keluarga dengan kondisi kronis.

Secara keseluruhan, 4.381 orang meninggal dan 4.365 orang mengalami serangan jantung atau stroke selama periode follow-up 8 tahun studi PURE.

Makanan-makanan ini Sumber Asam Lemak Omega-3 Terbaik untuk Kesehatan Jantung

Analisis oleh Wang dan timnya mengungkapkan bahwa orang-orang yang tidur lebih sering daripada yang disarankan 6-8 jam semalam lebih mungkin meninggal sebelum waktunya atau menderita penyakit kardiovaskular.

Halaman
12
Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved