Aksi 212

Ustadz Abdul Somad Ungkap Campur Tangan Malaikat Dalam Reuni Akbar 212

Ustadz Abdul Somad mengungkap sejumlah keajaiban dalam reuni akbar 212 yang berlangsung damai meski diikuti jutaan orang.

Ustadz Abdul Somad Ungkap Campur Tangan Malaikat Dalam Reuni Akbar 212
photocollage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Ustadz Abdul Somad bicara reuni akbar 212 

Ustadz Abdul Somad mengungkap sejumlah keajaiban dalam reuni akbar 212 yang berlangsung damai meski diikuti jutaan orang.

UAS yang merupakan akronim Ustadz Abdul Somad menjelaskan posisinya dalam reuni akbar 212 yang berlangsung kolosal karena diikuti jutaan manusia yang menjadi aksi terbesar yang pernah terjadi.

Ustadz Abdul Somad menyebut, peran malaikat, seperti disampaikan oleh KH Hasyim Muzadi untuk kelancaran acara itu sangat masuk akal. 

Bahkan, campur tangan itu telah menjadikan Monas bersih, tidak ada rumput rusak terinjak massa, tidak ada juga ranting patah atau pohon rusak.

Hal itu membuat banyak pihak yang takjub dan nyaris tidak bisa memercayainya. 

Sementara itu, dalam wawancara khusus dgn Pemred TV One Karni Ilyas, Ustadz Milenial Abdul Somad (UAS) menyatakan  simpati dan isyarat dukungannya pada aspirasi Alumni 212.

“Acara yang dihadiri lebih 7 juta orang itu telah berlangsung damai, tidak ada kekerasan. Bahkan satu ranting dahan pun tidak ada yang patah,” katanya, dalam wawancara yang disiarkan TVOne jelang Maghrib, Jumat. 

Realitas itu, kata Ustadz Abdul Somad, membungkam kekhawatiran dan kecemasan berlebihan dan ketakutan, yang banyak muncul sebelumnya.

Ustadz Abdul Somad Ternyata Punya Nama Lain Seperti Ini

Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf: Pemberitaan Media Utama soal Reuni 212 Objektif

Bahwa kegiatan reuni itu akan menimbulkan kegaduhan dan kekacauan.

Ustadz Abdul Somad memuji para peserta yang mengalir datang dari mana-mana dalam jumlah amat besar dan mereka bisa berlalu tertib.

“Jumlah mereka yang hadir luar biasa besar.”

Padahal, acara itu tanpa kehadiran beberapa ustadz yang selama ini berpengaruh dan paling didengar suaranya oleh kaum muslimin.

"Seperti UAS, Ustadz Arifin Ilham dan Habib Rizieq Sihab," katanya.

Sebelumnya, nama-nama itu selalu menghadiri acara reuni akbar 212. 

Wawancara eksklusif itu, kata Karni Ilyas d lewat Twitternya itu disiarkan ulang pkl 21 wib malam.

Sementara itu, dalam tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC), akademisi UI, Rocky Gerung menyoroti pers di Indonesia. 

Kalau pers Indonesia sampai tidak memberitakan peristiwa 212 kemarin, maka pers nasional telah memalsukan sejarah.

Reuni 212 adalah reuni akal sehat.

Di dalam reuni akbar 212, ada kepemimpinan intelektual.

Bahwa ide bisa menghasilkan perubahan.

Orang ribut tentang jumlah. Itu sudah tidak penting.

Gerakan reuni akbar 212 telah berubah dari kuantitas menjadi kualitas.

Ngapain kita resah dengan sesuatu yang politis.

Semua kejadian sekarang ini politis.

Bahar bin Smith Sebut Jokowi Banci, Kuasa Hukum Bilang Itu Cuma Majas

Ruhut: Kalau 99 Persen Masyarakat Indonesia Miskin, Berarti Satu Persen Prabowo yang Nikmatin

Termasuk Jokowi bagi-bagi sertifikat itu politis.

Tiap hari petahana curi start itu politis.

Saya tidak netral karena saya tidak mengkritik Prabowo.

Saudara sendiri bilang Prabowo tidak punya prestasi.

Ngapain saya kritik orang yang tidak punya prestasi.

Yang saya kritik adalah orang yang mengklaim prestasi orang.

Pak Jokowi banyak mengklaim prestasi orang. Makanya dia saya kritik.

"Saya kira, saya memang sering menyesatkan. Tapi saya menyesatkan orang di jalan yang benar.

Reuni akbar 212 menimbulkan semacam kegugupan.

Orang gugup karena membayangkan potensinya ke mana.

Efeknya pada elektabilitas apa. Kalau tidak gugup, ngapain anda hitung-hitung.

 

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved