Aksi 212

Prabowo Marahi Wartawan Soal Reuni 212, Sandiaga Uno: Janganlah Kita Menyalahkan Media

Sandiaga Uno mengaku telah melihat headline sejumlah koran nasional sehari setelah reuni 212.

Prabowo Marahi Wartawan Soal Reuni 212, Sandiaga Uno: Janganlah Kita Menyalahkan Media
Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno
Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno melakukan dialog dengan perwakilan desa di Waduk Gondang, Gondang Lor, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (4/12/2018). 

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, menanggapi kritik yang dilayangkan oleh Prabowo Subianto terhadap pemberitaan media massa terkait reuni 212.

Menurut Sandiaga Uno, masyarakat membutuhkan pemberitaan yang objektif dari media. Dirinya menilai reuni 212 merupakan peristiwa yang besar, sehingga seharusnya mendapatkan porsi pemberitaan yang luas.

"Itu yang tadi saya sampaikan bahwa esensinya adalah masyarakat ingin mendapatkan berita yang objektif, berita yang betul-betul cover both side," ujar Sandiaga Uno di Cipulir, Jakarta Selatan.

Prabowo Subianto: Jutaan Orang Hadir di Monas tapi Media Kita Tidak Melihatnya, Aneh bin Ajaib

"Suatu event yang sangat luar biasa 212 itu. Sya kan juga punya media monitoring sangat wide coverage-nya. Padahal, yang diutamakan itu adalah satu esensi yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia," sambungnya.

Sandiaga Uno mengaku telah melihat headline sejumlah koran nasional sehari setelah reuni 212. Dari beberapa koran tersebut, Sandiaga Uno mengaku hanya sedikit media yang memberitakan berita tersebut pada headline-nya.

"Ini mestinya mendapatkan tempat yang lebih banyak di media. Saya buka lima koran Hari Seninnya, yang memberitakan secara masif cuma Republika, yang lain ya ada tapi kecil," ungkap Sandiaga Uno.

Prabowo Subianto Marah dan Menolak Diwawancara, Ia Cuma Mau Meladeni Wartawan dari Media Ini

Selain itu, dirinya mengaku mendapatkan pengaduan dari masyarakat bahwa pemberitaan reuni 212 sangat kecil. Namun, dirinya menilai sebaiknya masyarakat tidak usah menyalahkan media massa.

"Ini bukan saya yang ngomong, tapi seluruh masyarakat bilang kok enggak ada ya ini coverage-nya? Ya buat saya janganlah kita menyalahkan media," papar Sandiaga Uno.

Sebelumnya, Prabowo Subianto mengkritik keras wartawan dan pers, terkait pemberitaan reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Minggu (2/12/2018) lalu, yang menurutnya sangat minim.

Prabowo Marahi Media karena Tak Beritakan Reuni 212, Bamsoet: Harusnya Panitia yang Marah

Dirinya menyebut media mainstream tidak fair, karena tidak memberi porsi yang layak terhadap acara yang dipadati ribuan peserta itu.

"Jutaan hadir tapi media kita tidak melihatnya. Ini aneh bin ajaib. Mereka, saya katakan, hanya menunggu gue salah ngomong kemudian digoreng lagi," keluh Prabowo Subianto. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved