Asian Games 2018

Penyelenggaraan Asian Games 2018 Hemat Rp 2,8 Triliun, Pemasukan dari Sponsor Rp 800 Miliar

Sejak awal perencanaan anggaran Asian Games 2018, Indonesia mematok anggaran Rp 8,7 triliun.

Penyelenggaraan Asian Games 2018 Hemat Rp 2,8 Triliun, Pemasukan dari Sponsor Rp 800 Miliar
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pesta kembang api menyemarakan Upacara Penutupan Asian Games ke-18 tahun 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (2/9/2018) malam. 

MANTAN Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Ketua Pengarah Asian Games 2018, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).

Ia mengatakan, dalam event bertaraf internasional itu, Indonesia sebagai tuan rumah dapat melakukan penghematan biaya penyelenggaran sebesar Rp 2,8 triliun.

"Saya rasa sih hasilnya sudah sangat maksimal ya. Kalau saya lihat dari anggaran saja kan kita hampir menghemat 2,8 T. Hampir 2,8 T efisiensinya, tapi hasilnya luar biasa. Memang tidak bisa apple to apple karena ada pemasukan juga kan tadi, ada 800 (miliar). Kalau kita bicara keuangan negara ya seperti itu efisiensinya," papar pemilik media ternama itu.

Wali Kota Jakarta Utara Pastikan Delapan Pompa Air Siap Antisipasi Banjir

Lanjut dia, sejak awal perencanaan anggaran Asian Games 2018, Indonesia mematok anggaran Rp 8,7 triliun.

Namun, seusai penyelenggaraan, total anggaran yang digunakan Rp 7,2 triliun. Jumlah itu sudah termasuk pemasukan dari sponsor sebesar Rp 800 miliar.

"Hari ini 7,2 T termasuk pajak 800 berarti kan 6,4 T ditambah pemasukan sponsor 800 berarti kan 5,6 T. Berarti kalau dulu rencana 8,4 T sekarang 5,6 T, kan?" paparnya.

Libatkan Bisnis Besar, Menteri Perhubungan Tak Ingin Buru-buru Menghukum Lion Air

Baginya, pencapaian yang diraih Indonesia tak hanya terkait penghematan anggaran penyelenggaraan.

"Dan ya sukses juga prestasinya kemarin. Makanya kemarin saya izin ke Filipina untuk persiapan SEA Games 2019, karena tinggal deket juga, dan di SEA Games 2019 cabang-cabang unggulan kita bisa dipertandingkan, seperti pencak silat dan bulu tangkis, yang tadinya tidak masuk," papar Erick Thohir. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved