Kubu Jokowi: Baru Calon Saja Sudah Memusuhi Pers, Kalau Sudah Berkuasa Dibredel

Menurutnya, saat kepemimpinan Soeharto, pers sempat dibredel karena pemberitaan yang dianggap menyudutkan pemerintah.

Kubu Jokowi: Baru Calon Saja Sudah Memusuhi Pers, Kalau Sudah Berkuasa Dibredel
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto seusai mendeklarasikan Gerakan Emas untuk mendorong masyarakat rajin minum susu di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018). 

ABDUL Kadir Karding, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin, mewanti-wanti agar media berhati-hati jika Prabowo Subianto terpilih jadi presiden.

Abdul Kadir Karding merespons sikap Prabowo Subianto yang tidak terima dengan pemberitaan media soal reuni akbar 212 di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (2/12/2018) lalu.

Abdul Kadir Karding mengatakan karakter dasar Prabowo Subianto akhirnya keluar.

"Saya kira itu karakter dasar Pak Prabowo bahwa beliau kan memang orangnya keras, temperamen, emosional. Yang kedua, memang sejarahnya dia anti demokrasi," ujar Abdul Kadir Karding di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Prabowo Subianto Marah dan Menolak Diwawancara, Ia Cuma Mau Meladeni Wartawan dari Media Ini

Anti demokrasi yang dimaksud Abdul Kadir Karding, berkaca para era Orde Baru.

Menurutnya, saat kepemimpinan Soeharto, pers sempat dibredel karena pemberitaan yang dianggap menyudutkan pemerintah.

"Nah, sekarang ini, menurut saya, baru saja calon itu sudah memusuhi pers. Nanti saya menduga kalau sudah berkuasa, pers dibredel. Hati-hati temen-teman pers itu," kata Abdul Kadir Karding.

Ruhut: Kalau 99 Persen Masyarakat Indonesia Miskin, Berarti Satu Persen Prabowo yang Nikmatin

Abdul Kadir Karding mengatakan, pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Karena itu, perlu diajak bekerja sama untuk mengawal jalannya demokrasi.

"Agar demokrasi kita ini berkualitas bukan memusuhi. Saya kira ciri-ciri anti demokrasi adalah salah satunya memusuhi pers," ucap Abdul Kadir Karding.

Prabowo Kecewa Reuni 212 Tak Diliput Media, Mantan Aktivis 98 Sebut Cerminan Kediktatoran Orde Baru

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved