HIV AIDS

Jaringan Indonesia Positif Ajak Masyarakat Terbuka tentang HIV AIDS dan Nol Diskriminasi

Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) kerap mendapat stigma negatif dalam kehidupan sosial di masyarakat.

Jaringan Indonesia Positif Ajak Masyarakat Terbuka tentang HIV AIDS dan  Nol Diskriminasi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Tokoh agama Tangerang dilibatkan dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Tangerang. 

WARTA KOTA, TANGERANG --- Orang dengan HIV AIDS (ODHA) acap kali mendapat stigma negatif dalam kehidupan sosialnya.

Sejumlah masyarakat yang memperjuangkan hak-hak ODHA pun telah sepakat melakukan gerakan  Zero Discrimination atau Nol Diskriminasi pada 2030 mendatang.

Di Indonesia, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) beserta Jaringan Indonesia Positif merupakan dua organisasi yang menyosialisasikan Nol Diskriminasi terhadap ODHA.

"Kita punya program di 2030 Insya Allah akan dicapai, Zero Infection, tidak ada infeksi baru muncul, Zero Kematian karena AIDS, Zero Stigma dan Diskriminasi," kata Koordinator Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Banten, Jordan Jempormase, Sabtu (8/12/2018).

Jaringan Peduli HIV/AIDS Dorong Pengadaan Obat ARV dengan Harga Minimum

Jordan menyayangkan jika masih terdapat diskriminasi terhadap ODHA.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, kata Jordan, stigma dan diskriminasi kerap terjadi dalam pelayanan kesehatan.

"Dari data survei Kemenkes, stigma dan diskrimanasi berasal dari pelayanan kesehatan," ujarnya.

KPA dan Jaringan Indonesia Positif pun terus menyuarakan akan pentingnya pemahaman HIV/AIDS.

Sekretaris Daerah Jaringan Indonesia Positif Banten, Irwanto menjelaskan, masih banyak kesalahpahaman di masyarakat terkait HIV AIDS, contohnya tentang  penularannya.

Irwanto menerangkan, tidak mudah bagi ODHA untuk menularkan virus HIV.  Menurut dia, ada beberapa syarat yang dikenal sebutan ESSE yaitu Exit, Survive, Sufficient, dan Enter.

"Ada empat prinsip penularan, ada jalan masuk, jalan keluar virus, virusnya harus cukup, dan virusnya harus hidup, jadi kalau satu gugur nggak bisa ditularkan," ucap Irwanto.

Tercatat 6.118 ODHA di Banten, 75 Persennya di Tangerang Raya

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved