E TLE

36 Hari Diterapkan CCTV E-TLE Terjadi 4.321 Pelanggaran Lalu Lintas di Dua Titik di Jakarta Pusat

Dalam 36 hari, CCTV E-TLE mencatat 4.321 pelanggaran lalu lintas di dua titik di Jakarta Pusat.

36 Hari Diterapkan CCTV E-TLE Terjadi 4.321 Pelanggaran Lalu Lintas di Dua Titik di Jakarta Pusat
Warta Kota/Rangga Baskoro
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat Grand Launching E-TLE, IVRIS dan SMS Info di Bundaran HI. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU --- Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) diberlakukan di Bundaran Patung Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat,  dan perempatan Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat, sejak tanggal 1 November 2018.

Selama 36 hari diterapkan teknologi tersebut hingga 6 Desember 2018, CCTV yang dipasang di dua titik itu mencatat ada sebanyak 4.321 pelanggaran.

"Update sampai tanggal 6 Desember kemarin, ada 4.321 pelanggar," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf saat dikonfirmasi, Sabtu (8/12/2018).

Polisi Bakal Ajukan Penambahan 50 Kamera CCTV E-TLE Ke Pemprov DKI Jakarta

CCTV di perempatan Sarinah mencatat sebanyak 2.946 pelanggaran. Mayoritas pelanggar didominasi oleh pengemudi kendaraan pribadi yakni sebanyak 2.297 kendaraan.

Sedangkan kendaraan plat kuning sebanyak 554 pelanggaran, kendaraan plat merah 41 pelanggaran, serta kendaraan dari luar DKI 25 pelanggaran, TNI/Polri 15 pelanggaran, dan Kedutaan 14 pelanggaran.

Sementara itu, CCTV di Bundaran Patung Arjuna Wijaya terjadi 1.375 pelanggaran yang juga didominasi oleh pengemudi kendaraan pribadi yakni sebanyak 1.083 pelanggaran.

Pelanggaran juga dilakukan oleh pengemudi kendaraan plat kuning 161 pelanggaran, plat merah 46 pelanggaran, kendaraan dari luar DKI 44 pelanggaran, kendaraan TNI/Polri 40 pelanggaran, dan Kedutaan 2 pelanggaran.

Takut Hilang, CCTV E-TLE Dipasang di Tempat Terang

Yusuf menambahkan bahwa  terjadi penurunan jumlah pelanggaran di dua titik tersebut.

Pada 6 Desember 2018, CCTV di Bundaran Patung Arjuna Wijaya mendeteksi sebanyak 1 pelanggaran saja.

"Sedangkan yang di perempatan Sarinah ada 91 pelanggaran. Itu karena masyarakat sudah mengetahui bahwa di titik tersebut aktivitas lalu lintasnya dipantau kamera, sehingga mereka enggan melakukan pelanggaran," ujar Yusuf. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved