261 Botol Miras Beserta 3 PMKS Diamankan Satpol PP di Duren Sawit

Menurut Kasatpol PP Duren Sawit Andik Sukaryanto, operasi ini digelar dalam rangka memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

261 Botol Miras Beserta 3 PMKS Diamankan Satpol PP di Duren Sawit
Warta Kota/Rangga Baskoro
Petugas gabungan saat melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Rangga Baskoro

Warta Kota, Duren Sawit -- Sebanyak 261 botol miras dan tiga orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur

Dalam razia kali ini, sedikitnya 100 personel gabungan dari Satpol PP, Sub Garnisun Kodim 0505/JT, serta Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Sudin Sosial Jakarta Timur dikerahkan.

Adapun, target atau sasaran dalam operasi Pekat ini ialah minuman beralkohol, waria, wanita rentan sosial (WRS), dan 'pak ogah', serta beberapa penginapan yang kerap dijadikan tempat asusila.

Menurut Kasatpol PP Duren Sawit Andik Sukaryanto, operasi ini digelar dalam rangka memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

"Operasi ini bertujuan untuk melakukan pengendalian terhadap penyakit masyarakat yang kerap kali meresahkan warga," ucapnya kepada awak media, Sabtu (8/12/2018) dini hari.

"Ini harus kita kendalikan, kita lakukan penataan, penertiban, dan pembinaan untuk kedapannya," tambahnya.

Petugas gabungan saat melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.
Petugas gabungan saat melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Lebih lanjut ia menjelaskan, operasi kali ini merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat yang merasa resah akan keberadaan kafe dan tempat hiburan malam lainnya yang dijadikan tempat peredaran miras dan ajang transaksi prostitusi.

"Operasi kali ini cukup memuaskan, ada 261 botol miras dan tiga PMKS terjaring. Diantaranya, satu 'pak ogah' dan dua WRS," ujarnya.

Dikatakan Andik, pihaknya akan terus melakukan pengawasan, pengendalian, dan ketertiban (Wasdaltib) di lingkungan masyarakat untuk mewujudkan Jakarta Timur yang aman, damai, serta tentram.

"Bila masih ditemukan kembali pelanggaran yqng sama, tentu kami akan berikan tindakan tegas," ucapnya.

Petugas gabungan saat melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.
Petugas gabungan saat melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur. (Warta Kota/Rangga Baskoro)
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved