Waluyo Kapok Dirazia Petugas Terungkap Saat Ikuti Sidang Tipiring

Mereka usai melakukan sidang dan membayar denda mengaku kapok, meskipun beberapa diantara sudah dua kali terjaring razia.

Waluyo Kapok Dirazia Petugas Terungkap Saat Ikuti Sidang Tipiring
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi. Petugas Satpol PP menyita gerobak PKL yang berjualan di trotoar dalam razia di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. 

Pelaksanaan sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Timur dihadiri oleh para pelanggar yang terjaring razia bulan tertib trotoar di bulan Desember.

Mereka usai melakukan sidang dan membayar denda mengaku kapok, meskipun beberapa diantara sudah dua kali terjaring razia.

Seperti yang dirasakan oleh Waluyo (48) salah satu penjualan mie ayam keliling. Ia mengaku kapok dirazia petugas, karena berjualan di atas trotoar.

Dia mengaku, ini kedua kalinya ia mengikuti sidang tipiring.

"Kapok mas, saya. Kalo udah kena gini ribet, kita harus libur dagang, buat ngurusin ini. Walau ini udah dua kalinya, yang ketiga jangan sampai lah kena razia lagi," kata Waluyo, Jumat (7/11/2018).

Menurutnya, ia terjaring razia saat berjualan diatas trotoar di kawasan Kramat Jati Jakarta Timur.

Lokasi tersebut sebenarnya bukan tempat ia mangkal.

Namun, kebetulan, saat itu, dia mangkal di trotoar tersebut dan terjaring razia.

Akibatnya, dirinya pun harus membayar denda sebesar Rp 250.000 karena melanggar aturan ketertiban umum tersebut.

"Kena di Kramat Jati. Nggak mangkal sebenarnya, cuma pas lewat itu, ada yang beli, nah kebetulan ada razia ya kena jadinya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved