Viral di Media Sosial, Titiek Soeharto Akhirnya Bisa Pulangkan Shinta ke Indonesia

Shinta yang sudah empat tahun terasing di Taiwan akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga.

Viral di Media Sosial, Titiek Soeharto Akhirnya Bisa Pulangkan Shinta ke Indonesia
HAMDI PUTRA
Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya, Siti Hediati Hariyadi alias Mbak Titiek Soeharto saat dijumpai sebelum pemutaran film G30S PKI di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (30/9/2018). 

UPAYA Siti Hediati Hariyadi atau akrab disapa Titiek Soeharto untuk memulangkan Shinta Danuar, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal DKI Jakarta di Taiwan yang mengalami lumpuh sukses dilakukan.

Shinta yang sudah empat tahun terasing di Taiwan akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga.

Kabar baik itu disampaikan mantan istri Prabowo Subianto itu diposting lewat akun twitternya @TitiekSoeharto; pada Minggu (2/12/2018). Titiek yang tengah mengikuti Reuni 212 itu berharap agar Shinta dapat lebih sehat karena bisa berkumpul dengan orangtua serta anaknya.

"Alhamdulillah... saya bersyukur Shinta bisa kembali ke Indonesia berkumpul bersama kedua orangtua dan anaknya serta keluarganya. Mudah-mudahan Shinta di Indonesia lebih sehat, bisa berkumpul dengan orangtua dan anaknya," tulis Titiek Soeharto.

Dikutip dari cendananews.com, Shinta tiba di Indonesia pada Kamis (29/11/2018) lalu. Shinta yang diketahui terserang virus di tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan dan infeksi serta menjalani perawatan di Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taiwan sejak 31 Desember 2014 itu kini dirawat di Rumah Sakit Pusat Polri Sukanto Kramat Jati.

Titiek Soeharto sangat mengapresiasi kepada pemerintah yang sudah memulangkan Shinta kembali ke Indonesia.

“Saya berterima kasih pada pemerintah yang turun tangan memberikan bantuan proses kepulangan Shinta ke Indonesia dan membantu menangani perawatannya,” ungkap Titiek.

Titiek berharap semoga masalah Shinta ini menggugah kita semua untuk memerhatikan para pejuang devisa lebih baik lagi kehidupah kedepannya.

Menurutnya, saat ini masih banyak masalah TKI di luar negeri yang juga membutuhkan bantuan para pihak, terutama pemerintah.

Pemerintah harus membantu para TKI atau TKW yang terkena masalah hukum, perlakuan tidak adil majikannya sampai tindakan kekerasan yang mengenaskan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved