Terungkap Pengemudi Honda Accord Tabrak Satu Keluarga karena Mengantuk

Alhasil, mobil yang dikendarainya hilang kendali lalu menabrak empat orang dan satu rumah.

Terungkap Pengemudi Honda Accord Tabrak Satu Keluarga karena Mengantuk
Warta Kota
Sebuah minibus B-1343-BAH menabrak bagian belakang rumah warga di Jalan Inspeksi RT 04/002, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat 

Kanit Laka Lantas Jakarta Barat, AKP Robi'in, mengatakan, Intan Gisol (50), pengemudi mobil Honda Accord B-1343-BAH, kini, tengah diperiksa kepolisian di Satlantaswil Jakarta Barat.

Diketahui Intan, pengemudi mobil jenis sedan yang menabrak empat orang dan satu rumah di Jalan Inspeksi Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (7/12/2018), 13.30 WIB.

"Pengemudi mobil Honda Accord, Intan Gisol, sedang diperiksa. Kala diperiksa, dia kooperatif dan mengaku kalau mengemudi dalam kondisi mengantuk. Alhasil, mobil yang dikendarainya hilang kendali lalu menabrak empat orang dan satu rumah di Jalan Inspeksi Rawa Buaya saat itu," ujar Robi'in.

Robi'in mengatakan, pengemudi Honda Accord ini memiliki kelengkapan surat dan SIM selama mengemudi. Diketahui, pengemudi itu baru saja pulang dari kantornya.

"Pengemudi Honda Accord itu rumahnya di kawasan Kedoya. Memang dia sudah mahir ya dalam mengemudi. Hanya saja, saat itu dianya sedang mengantuk. Ya bagimana, pengemudi itu juga usianya sudah tua," ungkapnya.

Robi'in menambahkan, pengakuan pengemudi Honda Accord itu mengatakan akan tanggung jawab dan mau mengganti rugi terhadap para korban yang ditabraknya.

"Mau tanggungjawab full," singkatnya.

Diketahui, Intan Gisol, kehilangan kendalinya saat mengendarai mobil Honda Accord. Mobil tergelincir dan menabrak empat orang yang saat itu sedang duduk di belakang rumah, di Jalan Inspeksi Rawa Buaya.

"Keempat orang itu satu keluarga dan sedang asik duduk-duduk di belakang rumahnya. Saat duduk-duduk, tak disangka dari arah Grogol itu ada mobil dalam kecepatan tinggi dan lajunya tergelincir. Kemudian menabrak satu keluarga itu, lalu menabrak rumah korban. Temboknya hancur, mobil bagian depannya hancur," terang Ketua RW 02 Kelurahan Rawa Buaya, Suntama di lokasi.

Keempat korban diantaranya, Sri (60) dan dua anaknya Opi (15) dan Asep (30), setta adik Sri bernama Eneng (40). Keempatnya saat ini ada di Rumah Sakit (RS) Hermina untuk perawatan intensif lantaran mengalami luka serius.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved