RS Azra Bogor Siap Masuki Era Disrupsi

RS Azra Bogor menggelar Media Gathering 2018 dalam bentuk talkshow bertema 'Pelayanan Kesehatan di Era Disruption'.

RS Azra Bogor Siap Masuki Era Disrupsi
Istimewa
Jeffry Rustandi selaku Wakil Direktur RS Azra sedang menjelaskan road map program RS Azra 4.0 dalam acara Media Gathering 2018 di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, Kamis (6/12/2018) 

RUMAH SAKIT (RS) Azra Bogor menggelar acara Media Gathering 2018 di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, pada Kamis (6/12/2018). Acara ini dihadiri oleh sejumlah rekanan rumah sakit dan media.

Dalam acara media gathering ini, digelar talkshow dengan tema ‘Pelayanan Kesehatan di Era Disruption’. Talkshow ini menghadirkan Faiza Renaldi, Director of Managed Service and Data Security PT Narcon Global, dan  dr Jeffry Rustandi selaku Wakil Direktur RS Azra.

Jeffry Rustandi mengatakan era disrupsi sedang melanda dunia saat ini, tak terkecuali sektor pelayanan kesehatan. Jika tidak diantisipasi dengan cepat, disrupsi ini akan mengancam sektor pelayanan kesehatan seperti rumah sakit dan klinik.

Faiza Renaldi, Diretor of Managed Service and Data Security PT Narcon Global (kiri) menerima piagam penghargaan dari Marketing & Event RS Azra Riandy Adha usai menjadi pembicara dalam talkshow ‘Pelayanan Kesehatan di Era Disruption’ di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, Kamis (6/12/2018).
Faiza Renaldi, Diretor of Managed Service and Data Security PT Narcon Global (kiri) menerima piagam penghargaan dari Marketing & Event RS Azra Riandy Adha usai menjadi pembicara dalam talkshow ‘Pelayanan Kesehatan di Era Disruption’ di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, Kamis (6/12/2018). (Istimewa)

“Kami telah mengantisipasi dampak dari era disrupsi ini dengan meluncurkan program RS Azra 4.0. Proyek ini dirancang bersama PT Narcon Global untuk pengembangan beberapa layanan seperti telemedicine, mobile apps, AI (artificail intelligence), monitoring pasien hingga home delivery, ” kata Jerrfy di Bogor, Kamis (6/12/2018).

Persiapan menghadapi era disrupsi ini, lanjut Jeffry, sudah dimulai pada 2017 lalu dengan perubahan pada konsep manajemen.  Tahun 2018 ini, RS Azra masuk ke tahap koordinasi sistem dengan rekanan bisnis seperti asuransi, logistik, farmasi hingga alat-alat medis.

“Dua bulan lalu, kami meluncurkan Mobile Apps untuk memudahkan pelanggan kami dalam mendapatkan pelayanan kesehatan seperti registrasi, mengecek ketersediaan dokter, konsultasi kesehatan, panic button untuk pelayanan mobil ambulance hingga berbagai informasi promo,” papar Jeffry.

Fasilitas MIRA

Jeffry Rustandi selaku Wakil Direktur RS Azra sedang menjelaskan road map program RS Azra 4.0 dalam acara Media Gathering 2018 di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, Kamis (6/12/2018)
Jeffry Rustandi selaku Wakil Direktur RS Azra sedang menjelaskan road map program RS Azra 4.0 dalam acara Media Gathering 2018 di Rumah Makan Bumi Aki, Bogor, Kamis (6/12/2018) (Istimewa)

Selain itu, RS Azra juga telah memiliki fasilitas Mesin Registrasi Mandiri Azra (MIRA) untuk mempermudah pelanggan melakukan pendaftaran.

“Mesin ini cukup efektif mengurangi antrian di jam-jam tertentu. Saat ini diluncurkan pertama kali, mesin ini bisa melayani 164 pelanggan. Hari-hari berikutnya jumlah pasien yang menggunakan layanan ini mencapai dua sampai tiga kali lipat,” kata Mochamad Iqbal, General Manager Pengembangan Bisnis Rumah Sakit Azra Bogor.

Saat ini MIRA baru bisa melayani pasien rawat jalan (IGD dan Poli) dengan sistem pembayaran tunai dan fasilitas BPJS. Untuk pasien asuransi belum bisa dilayani karena butuh konsultasi dan pengecekan kembali dokumen-dokumen.

“Untuk pasien asuransi, saat ini belum bisa dilayani dengan sistem MIRA. Kami sedang berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan asuransi untuk bisa mengkoneksi sistem dengan aplikasi yang kami kembangkan,” jelas Faiza Renaldi dari PT Narcon Global sebagai pengembang teknologi MIRA.

Penggunaan MIRA dan mobile apps merupakan langkah awal RS Azra untuk menghadapi persiangan di era disrupsi. Langkah selanjutnya adalah perbaikan website dan digital marketing serta berbagai teknologi penunjang lainnya menuju target smart hospital.

“Ini baru tahap awal. Kami akan meluncurkan inovasi-inovasi lainnya di masa yang akan datang,” tutur Faiza. (*) 

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved