JPM Tanah Abang akan Dijaga 500 Satpol PP

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi pedagang yang membandel berjualan di bawah JPM, Jalan Jatibaru Raya.

JPM Tanah Abang akan Dijaga 500 Satpol PP
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kios untuk pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang. 

JEMBATAN Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang akan diuji coba oleh 446 pedagang untuk berjualan pada Senin (10/12/2018) pekan depan.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menyatakan, pihaknya akan berupaya menjaga ketertiban Jalan Jatibaru Raya, saat diuji coba pedagang. Ia mengklaim akan menerjunkan sebanyak 200 personel Satpol PP.

"Paling tidak pada Hari Senin, ada 200 Satpol PP sudah kita turunkan. Jadi muter saja," ujar Irwandi saat melakukan peninjauan di lokasi, Jumat (7/12/2018).

Tak Mau Mendahului Takdir Tuhan, Anies Baswedan Belum Pastikan Gelar Karnaval untuk Persija

Tak hanya itu, saat dioperasionalkan secara penuh, Pemkot Jakarta Pusat akan meminta bantuan kepada Satpol PP DKI Jakarta untuk menambah lagi personel sebanyak 300 orang.

"Kita lagi bersurat ke provinsi minta bantuan Satpol PP 300 orang lagi, ditambah Satpol PP wilayah ada 200, jadi total nanti akan kita turunkan 500 orang. Mulai Hari Senin kita minta bantuan ya. Mudah-mudahan bisa diberikan bantuan dari provinsi 300 atau setengahnya," paparnya.

Hal itu dilakukan guna mengantisipasi pedagang yang membandel berjualan di bawah JPM, Jalan Jatibaru Raya.

Kapolri: Akar Kekerasan di Papua Masalah Kesejahteraan

Terkait ketertiban pedagang di atas JPM, Direktur Utama PT Saranawisesa Properindo Prabowo menuturkan, pengelola pedagang di JPM Tanah Abang mengatakan hari ini pihaknya akan melakukan tanda tangan kontrak bersama 446 pedagang secara bertahap.

"Bertahap, seselesainya kita agendakan dua hari, kalau tidak selesai ya terus kita lanjutkan terus sampai selesai. Rencananya hari ini agendanya ada tiga, igning perjanjian, penyerahan ID, dan sosialisasi tata tertib," jelas Prabowo. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved