Erwin Aksa Solusi Kebuntuan Gerindra-PKS Pilih Wagub DKI

BAMUS Betawi Jakarta menyambut baik munculnya nama Erwin Aksa sebagai salah satu kandidat Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno.

Erwin Aksa Solusi Kebuntuan Gerindra-PKS Pilih Wagub DKI
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Erwin Aksa. (KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO) 

BAMUS Betawi Jakarta menyambut baik munculnya nama Erwin Aksa sebagai salah satu kandidat Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno.

Ketua Koperasi Bamus Betawi, Aziz Ambadar menilai, keponakan Wapres Jusuf Kalla (JK) itu bisa menjadi win-win solution bagi semua pihak, mengingat alotnya kompromi antara partai pengusung Gerindra dan PKS yang tak kunjung satu kata.

Hal ini disampaikan Aziz, merujuk pada proses fit and proper test dalam menjaring Cawagub yang ternyata tidak mudah.

"Saya kira, Erwin Aksa bisa menjadi jalan tengah. Karena Gerindra juga terkesan tidak ikhlas melepas begitu saja jatah kursi DKI-2 yang awalnya milik Gerindra kepada kader PKS," kata Aziz kepada wartawan, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Aziz mengatakan, warga Jakarta mengharapkan agar Gubernur DKI Anies Baswedan segera mendapatkan pendamping dalam menjalankan pemerintah di Pemprov DKI.

"Kasian, Pak Anies sudah terlalu lama dibiarkan kerja sendirian, hampir 3 bulan," ucap Aziz.

Karena itu, Aziz yakin, sosok Erwin Aksa bisa menjadi titik temu antar Gerindra dan PKS dalam memutuskan figur. Hal ini juga akan mempercepat proses pemilihan wakil Gubernur di DPRD DKI.

Aziz takin, kedua Parpol pengusung sama-sama bisa menerima sosok berlatar belakang pengusaha itu.

"Kalau Erwin Aksa yang yang jadi wagub, gerbong Anies dan gerbong Sandi bisa di persatukan kembali. Beda cerita kalau PKS tetap ngotot ingin dapat jatah Wagub. Sementara Gerindra tidak punya orang di Balaikota. Pasti ada luka, karena faktanya kemarin itu jatah Gerindra," ungkapnya.

"Jadi, menurut saya pribadi, ini (Erwin Aksa) memang paling realistis, yasudah sekalian semuanya (Gerindra dan PKS) sama-sama tidak dapat, kira-kira begitu," ujar Aziz.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved