Bertemu Ombudsman dan Warga, Disdagin Depok Harap Kasus Pemagaran Pasar Cisalak Selesai

Pemkot Depok mengundang pihak Ombudsman dan warga sekitar area Pasar Cisalak untuk membahas soal proyek pemagaran Pasar Cisalak, yang ditolak warga.

Bertemu Ombudsman dan Warga, Disdagin Depok Harap Kasus Pemagaran Pasar Cisalak Selesai
Warta Kota
Warga bangun tenda keprihatian tok berjaga-jaga tolak pemagaran Pasar Cisalak. 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, mengundang pihak Ombudsman dan warga sekitar area Pasar Cisalak dalam pertemuan untuk membahas soal proyek pemagaran Pasar Cisalak, yang kini pengerjaannya terhenti karena penolakan warga.

Pembahasan atau rapat mediasi antara Ombudsman, warga sekitar area Pasar Cisalak, dan Disdagin Depok, akan digelar di Ruang Pertemuan Gedung Perpustakaan Depok, Jumat (7/12/2018) siang sekira pukul 14.00.

Kepala Disdagin Depok Kania Parwati berharap dalam pertemuan pembahasan atau rapat mediasi itu, ada hasil yang kongkrit dan jelas melalui pandangan atau instruksi atau kesimpulan yang diberikan Ombudsman.

Sehingga nantinya langsung ditindaklanjuti, apakah pengerjaan pemagaran Pasar Cisalak harus dilanjutkan atau tidak.

"Kami berharap ada penyelesaian yang baik untuk banyak pihak usai pertemuan ini. Apakah pemagaran pasar dilanjutkan atau tidak menurut pandangan Ombudsman, semuanya harus menerima. Sebab Ombudsman adalah institusi yang dapat dipercaya di negara ini. Jadi pandangannya bisa menjadi bahan tindak lanjut," papar Kania, Jumat (7/12/2018).

Dengan penyelesaian yang baik itu katanya maka diharapkan tidak ada lagi kucing-kucingan antara pihak kontraktor pengerjaan pemagaran dan warga sekitar yang terus berjaga-jaga di sekitar lokasi untuk menghentikan pengerjaan.

"Jadi permasalahan pemagaran ini kami harap selesai setelah dimediasi oleh Ombudsman, sehingga diperoleh penyelesaian yang baik," katanya.

Kania mengatakan adanya keterlibatan Ombudsman dalam hal ini, karena warga yang menolak pemagaran pasar sempat mengadukannya ke Ombudsman RI.

Pihaknya kata Kania justru memandang baik pelaporan itu karena masalah ini akhirnya dimediasi Ombudsman.

Dalam pertemuan dan pembahasan nanti, kata Kania, pihaknya meminta warga yang diundang juga membawa sertifikat bukti kepemilikan lahan di area Pasar Cisalak.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved