Agustinus Woro Beraksi Lagi, Diturunkan Petugas Damkar Setelah Panjat Papan Rambu di Dukuh Atas

Di wilayah Jakarta Pusat saja, katanya, pria itu sudah melakukan hal serupa lebih dari 10 kali.

Agustinus Woro Beraksi Lagi, Diturunkan Petugas Damkar Setelah Panjat Papan Rambu di Dukuh Atas
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menurunkan pemanjat reklame yang sering beraksi di Ibu Kota, yakni Agustinus Woro, di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). 

PETUGAS Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menurunkan pemanjat reklame yang sering beraksi di Ibu Kota, yakni Agustinus Woro.

Kali ini, dia beraksi di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). Kasie OPS Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan kota Jakarta Pusat Syarifudin mengatakan, pihaknya menerjunkan 10 personel beserta mobil tangga untuk menurunkan pria tersebut.

"Sudah berhasil kami evakuasi," katanya saat dikonfirmasi.

Ruhut: Kalau 99 Persen Masyarakat Indonesia Miskin, Berarti Satu Persen Prabowo yang Nikmatin

Syarifudin menungkapkan, aksi yang dilakukan pria itu bukan yang pertama kali. Di wilayah Jakarta Pusat saja, katanya, pria itu sudah melakukan hal serupa lebih dari 10 kali.

"Kalau untuk Jakarta Pusat sudah lebih dari 10 kali. Terakhir dia melakukan itu di sekitar Tugu Tani," ujarnya.

Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menurunkan pemanjat reklame yang sering beraksi di Ibu Kota, yakni Agustinus Woro, di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).
Petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menurunkan pemanjat reklame yang sering beraksi di Ibu Kota, yakni Agustinus Woro, di Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018). (WARTA KOTA/RANGGA BASKORO)

Setelah menurunkannya, petugas pemadam kebakaran langsung menyerahkan pria itu kepada pihak kepolisian, karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

Sebelumnya, pria tersebut membentangkan dua spanduk bertuliskan 'DPR, MPR, DPD, homo, lesbi, bencong, saya golput aje pilegnya, bubarkan partai-partai politik' dan 'Selamat hari HAM, penembak misterius anak TNI Menteng harus diusut'. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved