Warga Tetap Berhasil Hentikan Pengerjaan Pemagaran Pasar Cisalak Depok

Dua tenda keprihatinan yang dibangun warga sekitar area Pasar Cisalak, Rabu (5/12/2018), untuk berjaga-jaga dan menolak pengerjaan proyek pemagaran

Warga Tetap Berhasil Hentikan Pengerjaan Pemagaran Pasar Cisalak Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Warga berjaga-jaga hingga Kamis (6/12/2018) dinihari di tenda keprihatian tuk menolak dan menghentikan pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak oleh Pemkot Depok. 

Depok, Warta Kota -- Dua tenda keprihatinan yang dibangun warga sekitar area Pasar Cisalak, Rabu (5/12/2018), untuk berjaga-jaga dan menolak pengerjaan proyek pemagaran area Pasar Cisalak oleh Pemkot Depok, ternyata cukup efektif menghentikan kegiatan pengerjaan pemagaran tersebut.

Ujang, Sekertaris RT 3/6, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, mengatakan sepanjang Rabu malam sampai Kamis (6/12/2018) dinihari, pihak kontraktor menurunkan belasan pekerjanya untuk melanjutkan pemagaran di ruas jalan warga, dengan didampingi beberapa petugas Satpol PP Depok dan petugas keamanan pasar.

Mereka berupaya melakukan pengerjaan dengan memasang barikade seng sebagai pengaman dan perlindungan dari halauan warga.

"Sementara warga terus berkumpul di dua tenda keprihatinan yang kami bangun, dan semakin malam kami semakin banyak. Bahkan ibu-ibu dan perempuan warga kami juga ikut berjaga-berjaga," kata Ujang, kepada Warta Kota, Kamis.

Bahkan mereka kata Ujang sempat saling ukur kekuatan saat pengerjaan pemagaran coba dilakukan pekerja.

"Kita sempat lihat-lihatan dengan para pekerja dan petugas kemanan. Mungkin karena dirasa mereka kalah jumlah, akhirnya mereka menghentikan pengerjaan pemagaran saat kami minta secara baik-baik," kata Ujang.

Warga berjaga-jaga hingga Kamis (6/12/2018) dinihari di tenda keprihatian tuk menolak dan menghentikan pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak oleh Pemkot Depok.
Warga berjaga-jaga hingga Kamis (6/12/2018) dinihari di tenda keprihatian tuk menolak dan menghentikan pengerjaan pemagaran area Pasar Cisalak oleh Pemkot Depok. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sampai sore ini, kata Ujang warga akan terus bergantian berjaga-jaga di dua tenda keprihatinan yang mereka bangun di sekitar Jalan Gadog yang merupakan salah satu ruas jalan akses masuk pasar.

"Kami akan gelar ronda terus tiap malam, atau berjaga-jaga, sampai Pemkot Depok membatalkan rencana pemagaran itu," katanya.

Sebab katanya warga menduga, setiap malam pekerja akan terus berupaya mencoba melakukan pengerjaan pemagaran.

"Dan kami akan terus berupaya menolak dan menghentikannya," kata Ujang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved