Sejarawan LIPI: Isu Orba Tak Akan Laku pada Pemilih Pemula

Menurut Hermawan, orang-orang yang ingin kembali ke era Soeharto adalah mereka yang secara ekonomi mendapatkan keuntungan

Sejarawan LIPI: Isu Orba Tak Akan Laku pada Pemilih Pemula
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo, Kamis (6/12/2018). 

Sejarawan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo mengatakan bahwa isu Orde Baru yang dihenbuskan Partai Berkarya tidak akan laku pada pemilih pemula.

Hermawan menilai, langkah partai berkarya yang menjual sosok Soeharto tidak akan efektif untuk menggaet pemilih di Pemilu 2019.

Meski tidak merasakan langsung bagaimana kepemimpinan Soeharto, namun Hermawan menilai anak muda saat ini sudah cerdas.

Mereka tidak akan mudah mempercayai ucapan politisi yang menyebut bahwa hidup di zaman Soeharto lebih enak.

"Banyak anak-anak milenial yang cerdas, menelusuri dia lihat, buka file lama akan tahu siapa penjahat HAM, siapa yang merampok ekonomi kita," kata Hermawan seperti dilansir Kompas.com.

Menurut dia, tak banyak masyarakat yang ingin kembali ke era Soeharto.

"Hanya orang gila yang mau kembali ke rezim itu. Ngomong begini pasti selesai. Hidup penuh ketakutan setiap hari. Apalagi bikin NGO (LSM), jangan mimpi, besoknya hilang," kata Hermawan dalam diskusi 'Orba dalam Pilpres' Jakarta, Kamis (6/11/2018).

Menurut Hermawan, orang-orang yang ingin kembali ke era Soeharto adalah mereka yang secara ekonomi mendapatkan keuntungan dari kebijakan saat itu yang sarat dengan korupsi, korupsi dan nepotisme.

Namun, jumlahnya hanya sedikit. "Lebih banyak masyarakat yang menderita di zaman itu," kata dia.

Penulis: Ihsanuddin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarawan LIPI: Hanya Orang Gila yang Mau Kembali ke Era Soeharto"

Editor: Murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved