Aksi 212

Politisi PDIP Sebut Reuni Akbar 212 Hanya Segelintir, Tidak Mewakili Islam Indonesia

Politisi PDIP Sebut Reuni Akbar 212 hanya Segelintir, Tidak Mewakili Islam Indonesia

Politisi PDIP Sebut Reuni Akbar 212 Hanya Segelintir, Tidak Mewakili Islam Indonesia
Youtube Indonesia Lawyers Club (ILC)
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perrjuangan (PDIP), Irma Suryani Chaniago dalam program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan TV One pada Selasa (4/12/2018) malam. 

POLITISI Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Irma Suryani Chaniago menyebut Reuni Akbar 212 yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat yang digelar pada Minggu (2/12/2018) lalu hanya segelintir orang.

Jumlah jemaah umat muslim yang hadir katanya tidak mewakili Islam Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Anggota TKN Jokowi-Ma'ruf itu dalam program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang ditayangkan di TV One pada Selasa (4/12/2018) malam.

Program tersebut kini dapat disaksikan lewat Channel Youtube @indonesialawyerclub lewat tautan, YOUTUBE .

Dalam kesempatan tersebut, Irma mengaku salut dengan pelaksanaan Reuni Akbar Alumni 212 yang damai dan indah.

Ratna Sarumpaet Tulis Surat Terbuka untuk Publik, Karni Ilyas Merasa Ada Keanehan

Usai Tv One Siarkan Reuni Akbar 212, Beredar Isu Karni Ilyas Dipanggil Istana Presiden

Akan tetapi, lanjutnya, terdapat sejumlah catatan dari pihaknya terkait pelaksanaan Reuni Akbar 212.

"Menurut saya kawan-kawan 212 yang hadir dengan damai, dengan indah, menurut saya itu bagus, nggak ada yang jelek. Dan kita, saya nggak protes tuh. Bagi saya normal-normal aja. Ada sesuatu yang kita kritisi, boleh dong?," ungkap Irma.

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia itu mengungkapkan terdapat sejumlah catatan selama pelaksanaan Reuni Akbar 212, salah satunya adalah teriakan jemaah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di tengah massa peserta aksi Reuni Akbar 212 di lapangan Monas, Minggu (2/12/2018)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di tengah massa peserta aksi Reuni Akbar 212 di lapangan Monas, Minggu (2/12/2018) (Dokumen Pemprov DKI Jakarta)

Walau Irma tidak merinci teriakan apa yang ayang dimaksud, namun terdapat dua kalimat yang takbir, yakni Allahu Akbar dan teriakan nama Prabowo ketika Calon Wakil Presiden (Capres) nomor urut 2 itu hendak menyampaikan sambutan dalam Reuni Akbar 212.

"Apa yang kita kritisi? misalnya teriakan-teriakan yang dilakukan oleh segelintir orang. Tapi kan itu tidak semua, hanya beberapa gelintir saja berteriak-teriak tidak pada tempatnya. Tapi kemudian apakah kita katakan itu bagian dari Islam Indonesia yang tidak menyukai pemerintah? tidak juga," ujar Irma.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved