Aksi OPM

Penembakan Brutal Terhadap Pekerja oleh KKB di Papua jadi Sorotan Media Internasional

PERISTIWA penembakan brutal yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap puluhan pekerja jembatan di Papua menggemparkan banyak pihak.

Penembakan Brutal Terhadap Pekerja oleh KKB di Papua jadi Sorotan Media Internasional
Straight Times
Pemberitaan Straight Times tentang pembantaian di Papua 

PERISTIWA penembakan brutal yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap puluhan pekerja proyek pembangungan jalan dari PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga, Papua menggemparkan banyak pihak.

Bukan hanya berbagai kalangan dalam negeri yang terhenyak atas kejadian berdarah ini, namun juga dunia internasional.

Hal itu ditunjukkan dari banyaknya media besar yang turut memberitakan kekejaman yang terjadi di Provinsi Indonesia bagian timur yang tengah dibangun ini.

Evakuasi 16 Jenazah di Puncak Kabo Papua Dihujani Tembakan KKB OPM

Ini 8 Fakta TNI/Polri Kuasai Puncak Kabo Nduga Papua, dari Medan Berat hingga Baku Tembak

Sedikitnya lima media internasional yang memuat artikel berita mengenai penembakan di Nduga, Papua, yaitu: 

1. Straits Times

Pemberitaan Straight Times tentang pembantaian di Papua
Pemberitaan Straight Times tentang pembantaian di Papua (Straight Times)

Salah satu media besar Singapura, The Straits Times, gencar memberitakan kasus penembakan di Papua melalui beberapa artikel.

Salah satu dari tulisan yang diangkat oleh media itu berjudul 'Indonesia Menyelidiki Laporan Kematian Belasan Pekerja akibat Penembakan di Papua'.

Berita itu diturunkan pada Selasa (4/12/2018) dan diikuti beberapa artikel lain sebagai perkembangan dan kelanjutan kasus.

The Straits Times menulis, media asing memiliki akses yang terbatas sehingga sulit untuk mendapatkan informasi yang dapat dipercaya.

Namun, diketahui penembakan ini dilakukan setelah beberapa pekerja sebelumnya memotret kegiatan yang dilakukan oleh kalangan pendukung Papua Merdeka (OPM)'>Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Halaman
123
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved