Majukan Toko Ritel Tradisional, Envy Tech – RGS Kembangkan Aplikasi KO-IN

KO-IN akan memudahkan konsumen berbelanja di toko/warung-warung sekitar lokasi konsumen dengan biaya pesanan layanan antar hanya Rp 2.500.

Majukan Toko Ritel Tradisional, Envy Tech – RGS Kembangkan Aplikasi KO-IN
ist
Mohd Sopiyan Mohd Rashdi – Chief Executive Officer PT Envy Technologies Indonesia menjabat tangan Devi Erna Rachmawati, Chief Executive Officer KO-IN (Toko Indonesia), disaksikan Tias Brian, Chief Operating Officer KO-IN (Toko Indonesia) saat pengenalan aplikasi KO-IN (Toko Indonesia) di Jakarta, Kamis (6/12). 

KO-IN didukung oleh beberapa mitra antara lain Bank BNI Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Muamalat, DOKU, LazizMU, BMT Muhammadiyah, Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia, Asosiasi Aliansi Indonesia, Hidayatullah, Para pelaku UMKM Indonesia, serta para prinsipal perusahaan FMCG dan mitra strategis lainnya yang sangat mendukung keberadaan KO-IN.

“Kami sudah menjalin kerja sama dengan 149 prinsipal perusahaan FMCG. Selain itu, 4.000 UKM dari Smesco Kementerian Koperasi juga siap gabung. Kami juga akan bekerja sama dengan asosiasi home industri maupun asosiasi UMKM di setiap kecamatan,” imbuh Devi.

Fokus Depok dulu

Tias Brian, Chief Operating Officer  KO-IN (Toko Indonesia) menambahkan, pada tahap pertama, KO-IN akan fokus memberikan layanan bagi konsumen maupun pemilik warung tradisional di area Depok.  Di satu wilayah kecamatan dengan luas 15-20 kilometer persegi, ditargetkan ada 50 warung tradisional yang menjadi mitra.

“Saat ini ada 35.000 warung tradisional yang eksis di wilayah Jabodetabek. Target kami di enam bulan pertama adalah 5.200 warung yang akan bergabung. Tahap pertama kami fokus di wilayah Depok dulu, untuk selanjutnya kami kembangkan ke Tangerang, kemudian Bekasi. Target kami sampai akhir 2019, seluruh wilayah Jabodetabek bisa terlayani,” bebernya.

Seluruh mitra KO-IN akan menjadi “Center off Trade Business” di masing-masing area dan dapat meningkatkan keinginan konsumen berbelanja ke warung dan meningkatkan pemberdayaan warung-warung kecil (mikro).

KO-IN juga menyediakan marketplace bagi UMKM Indonesia. KO-IN juga akan melakukan pembinaan dan bantuan kepada para pemilik warung maupun pelaku UMKM bekerja sama dengan LazizMU, Bank BNI Syariah, Bank Permata Syariah dan Bank Muamalat melalui pemberian fasilitas Kredit Mikro untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi untuk dapat bersaing di pasar global.

Penulis:
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved