Seleksi CPNS 2018

Kepala BKN: Jadi PNS Itu Berat, Banyak Menderitanya

Pria berkacamata ini berdiri di hadapan 56 peserta. Ia mengatakan, tugas sebagai abdi negara atau PNS itu berat.

Kepala BKN: Jadi PNS Itu Berat, Banyak Menderitanya
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Kepala BKN Bima Haria Wibisana memberikan sambutan, sebelum Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berbasis komputer atau CAT dimulai, bagi pelamar instansi BKN, di gedung 2, BKN, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018). 

KEPALA Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana memberikan sambutan sebelum Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) berbasis komputer atau CAT dimulai, bagi pelamar instansi BKN, di Gedung 2, BKN, Cililitan, Jakarta Timur, Rabu (5/12/2018).

Pria berkacamata ini berdiri di hadapan 56 peserta.

Ia mengatakan, tugas sebagai abdi negara atau PNS itu berat.

"Di luar sana berpikir harapanya PNS itu mentereng, padahal enggak. Kalau kata Dilan itu film, berat," ujarnya dengan nada bercanda.

Moeldoko Kritik Aktivis HAM yang Bungkam Soal Pembunuhan 31 Pekerja di Papua

Sebab, ujarnya, PNS itu tugas utamanya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung.

"Jadi banyak menderitanya, semua PNS (tugasnya) melayani, ada yang langsung, ada yang tidak langsung. (Instansi BKN) yang langsung pelayanannya, ngurusin uang pensiunan terlambat datang, gimana sih anak saya enggak makan? Dia (PNS) harus sabar," ungkap Bima Haria Wibisana.

"Mereka perlu tahu, harus siap mental," tambahnya.

Moeldoko Bantah 31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibunuh karena Memotret Upacara HUT TPN OPM

Terlebih, lanjutnya, pelamar yang lulus semua tahapan tes, masih akan diobservasi selama satu tahun, atau yang disebut sebagai CPNS.

"Itu tidak mudah. Dinilai satu tahun penilaian, satu tahun diobservasi. Tunjukan kalau memang Anda layak," ucapnya.

Bima Haria Wibisana menerangkan, satu-satunya profesi yang menyatukan dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI adalah PNS.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved