Tengah Malam, Pengerjaan Pemagaran Pasar Cisalak Dilanjutkan Dengan Kawalan Petugas Gabungan

Tengah malam pemagaran Pasar Cisalak dilanjutkan Pemkot Depok dengan kawalan petugas gabungan.

Tengah Malam, Pengerjaan Pemagaran Pasar Cisalak Dilanjutkan Dengan Kawalan Petugas Gabungan
istimewa
Pemagaran Pasar Cisalak yang dilakukan tengah malam nyaris memicu bentrokan antara warga dengan aparat. 

PROYEK pemagaran tembok di area Pasar Cisalak yang ditolak warga sekitar dan telah dihentikan sementara selama.sekitar tiga pekan ini, ternyata mulai kembali dikerjakan pihak kontraktor dibawah penanggung jawab Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Selasa (4/12/2018) malam sekira pukul 23.20.

Puluhan pekerja mulai melakukan pengerjaan dengan dikawal sekitar 40 petugas gabungan dari aparat Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kota Depok, kepolisian, serta petugas keamanan dan ketertiban Pasar Cisalak.

Pengerjaan yang dilakukan jelang tengah malam ini, terkesan diam-diam untuk menghindari upaya penolakan warga.

Sebab sebelumnya beberapa kali pengerjaan dihentikan sepihak oleh warga dan para pekerja diusir warga.

Dalam pengerjaannya, para pekerja membangun barikade seng di Jalan Gadog di dua sisi jalan di sebelah Utara.

Sementara puluhan pekerja lainnya mulai mengerjakan pemagaran dengan membuat pondasi pagar tembok.

Pengerjaan pemagaran yang dikawal ketat petugas dihadiri pula oleh Kepala Disdagin Depok Kania Parwati, serta Kabid Trantib Satpol PP Depok Kusumo dan Hardi Sirait dari pihak kontraktor CV Mega Copilas selaku pemenang tender proyek pemagaran senilai Rp 1,5 miliar itu.

Beberapa warga yang mengetahui hal ini sempat melakukan protes ke petugas.

Warga menuding Disdagin Depok melanggar kesepakatan dengan warga.

Sebab dalam pertemuan antara perwakilan warga dengan Kepala Disdagin Depok, Jumat (30/11/2018) lalu, disepakati bahwa pengerjaan pemagaran dihentikan sementara sampai adanya rekomendasi atau putusan Ombudsman.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved