Siswa SD Sempat Kejang dan Muntah Usai Minum Seduh Kadaluarsa di Bekasi

Sejumlah siswa SD Negeri Pengasinan 2, Pengasinan, Rawalumbu, Bekasi mengalami keracunan dan dilarikan ke rumah sakit.

Siswa SD Sempat Kejang dan Muntah Usai Minum Seduh Kadaluarsa di Bekasi
Warta Kota
Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami kasus keracunan minuman seduh, yang menyebabkan tujuh siswa SDN Pengasinan 2, Rawalumbu, Kota Bekasi dibawa ke rumah sakit, Selasa (4/12/2018). 

SEJUMLAH siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Pengasinan 2, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi mengalami keracunan dan dilarikan ke rumah sakit Hosana Medika, pada Selasa (4/12/2018) kemarin.

Ada delapan siswa SD yang mengalami keracunan, yakni Rima Alfianti, Sultan Muhammad Zaki, Muhammad Iksan Maulana, M Hafiz Amin, Muhammad Fahri Ramadhan, Fino Tama Satria, M Dimas Adi Putra, dan Damar S.

Mereka semua merupakan siswa kelas 5 SD.

Mereka diduga keracunan usai mengkomsumsi minuman seduh bermerek Pop Ice.

Bahkan Rima Alfianti, salah seorang siswa keracunan minuman kadaluarsa sempat muntah dan mengalami kejang-kejang.

"Iya anak saya sampai sempat kejang abis minum itu. Kaget saya langsung dibawa ke rumah sakit," kata Jaelani orangtua Rima, di RS Hosana Medica, Selasa, (5/11/2018).

Ia menceritakan anaknya saat pagi berangkat sekolah, anaknya dalam keadaan sehat.

Namun, ia mendapat kabar pihak sekolah anaknya pusing, mual dan kejang-kejang.

"Lah saya kaget anak saya tidak pernah punya riwayat sakit kejang-kejang. Saya datang ke sekolah, anak saya lagi di UKS sekolah dan langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Saat ditanya, lanjut Jaelani anaknya mengaku pusing dan mual usai mengkonsumsi minuman Pop Ice yang dibeli di salah satu pedagang di lingkungan sekolahnya.

Minunan itu dibeli dengan harga Rp 3000.

"Belum sampai abis anak saya minumnya. Tapi sudah mual dan pusing. Ya itu ternyata minumannya sudah kadaluarsa," ujarnya.

Ia menambahkan saat ini kondisi anaknya sudah mulai membaik dan berencana akan dipulangkan pihak rumah sakit.

"Alhamdulillah, anak saya sudah mulai baik. Sudah bisa makan normal, masih agak lemas aja, dokter rumah sakit si sudah bilang boleh pulang hari ini nanti rawat jalan aja. Siswa siswa lain juga sama sudah membaik," paparnya. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved