Polisi Buka Peluang Limpahkan Kasus Pelaporan Habib Bahar bin Smith Ke Mabes Polri

Bisa saja laporan terhadap Habib Bahar Bin Smith di Polda Metro Jaya dilimpahkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

Polisi Buka Peluang Limpahkan Kasus Pelaporan Habib Bahar bin Smith Ke Mabes Polri
Instagram/wikipedia
Habib Bahar bin Smith 

KEPALA Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, bisa saja laporan terhadap Habib Bahar Bin Smith di Polda Metro Jaya dilimpahkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

Hal itu dilakukan mengingat terdapat beberapa pihak juga yang melaporkan Habib Bahar Bin Smith di sana.

Laporan dibuat lantaran Habib Bahar Bin Smith  diduga melakukan penghinaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun demikian, hal itu harus dilihat terlebih dahulu apakah pasal yang dituduhkan dalam laporan di Bareskrim Mabes Polri sama dengan pasal yang dituduhkan dalam laporan yang di Polda Metro Jaya.

Argo menjelaskan, untuk laporan yang di Polda Metro Jaya, Habib Bahar Bin Smith dikenakan pasal yang berkaitan dengan ras.

10 Fakta Polemik Habib Bahar, Sebut Jokowi Banci hingga Politisi yang Mengutuk Sikapnya

"Akan dilihat apa pasal dikenakan di Polda Metro berkaitan dengan ras," ujar Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (5/12/2018).

Argo menjelaskan pihaknya belum akan memanggil Habib Bahar untuk diperiksa sebagai saksi terlapor.

Sebab, hingga kini pemeriksaan terhadap saksi lain belum usai.

Sejauh ini, baru saksi pelapor yakni Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid yang telah dimintai keterangan.

Ustaz Arifin Ilham Geram Parang Menari untuk Hadang Habib Bahar dan Habib Hanif

Jika semua pemeriksaan saksi rampung, termasuk saksi ahli, barulah pihaknya akan meminta keterangan Habib Bahar sebagai saksi terlapor.

"Pemeriksaan saksi terlapor (Habib Bahar) nanti setelah semua (saksi diperiska) ya," kata dia lagi.

Untuk diketahui, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas melaporkan Habib Bahar atas video yang beredar di media sosial.

Laporan Habib Bahar diterima dengan nomor laporan polisi TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus, 28 November 2018 sesuai pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45 A ayat 2 UU RI No.19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan Pasal 4 huruf b angka 2 Jo. Pasal 16 UU RI No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Ernis dan Pasal 207 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved