Unjuk Rasa

Pesangon Tidak Sesuai, Mantan Buruh Pabrik Sandratex Minta Pemkot Tangerang Selatan Lakukan Mediasi

Mantan buruh pabrik PT Sandratex berunjuk rasa di depan kantor Disnaker Tangerang Selatan. Mereka menuntut pesangon sesuai peraturan pemerintah.

Pesangon Tidak Sesuai, Mantan Buruh Pabrik Sandratex Minta Pemkot Tangerang Selatan Lakukan Mediasi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ratusan mantan buruh pabrik PT Sandratex mendatangi kantor Disnaker Tangerang Selatan, Jalan Melati Mas, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (5/12/2018). 

WARTA KOTA, TANGERANG ---  Ratusan mantan buruh pabrik PT Sandratex berunjuk rasa di depan Kantor Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Selatan, Jalan Melati Mas, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (5/12/2018).

Mereka  meminta pemerintah setempat membantu membangun komunikasi antara para buruh dengan PT Sandratex.

Ratusan Buruh Geruduk Pemerintah Kota Bekasi Minta Advokasi Soal Tunggakan Gaji 3 Bulan

Pasalnya, PT Sandratex yang resmi tutup pada 1 Desember 2018 dianggap memberikan hak pesangon kepada buruh tidak sesuai peraturan.

"Sudah tiga kali kami berdialog, tapi perusahaan tetap tidak bisa memberikan hak kami," kata Wakil Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Tangerang Selatan, Supri, di depan kantor Disnaker Kota Tangerang.

Menurut Supri, pesangon yang sudah didapatkan para mantan pegawai hanya Rp 37,5 juta. Angka tersebut dinilai masih sangat jauh dari peraturan pemerintah.

Buruh di Banten Bakal Gugat Gubernur Banten Wahidin Halim

"Berdasarkan putusan Menteri Tenaga Kerja, kita menerima pesangon kurang lebih Rp 114 juta, tentu kami sangat dirugikan," ujarnya.

Supri menambahkan, rata-rata pekerja pabrik tekstil tersebut sudah bekerja lebih dari 20 tahun dengan jumlah pekerja mencapai 580 orang.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved