Pilpres 2019

Pengamat Sarankan Kubu Jokowi Jangan Paksakan Maruf Amin Dekati Milenial

Menurutnya, sosok Maruf Amin belum memberikan pengaruh signifikan untuk menaikkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu.

Pengamat Sarankan Kubu Jokowi Jangan Paksakan Maruf Amin Dekati Milenial
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin, naik mobil golf berkeliling saat Deklarasi Kampanye Damai di Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (23/9/2018). 

KONSULTAN politik Hendri Satrio menemukan hal menarik pada masa-masa kampanye Pilpres 2019.

Ia mengungkapkan, calon presiden petahana Joko Widodo bekerja sendiri dalam pertarungan perebutan kursi nomor 1.

Menurutnya, sosok Maruf Amin belum memberikan pengaruh signifikan untuk menaikkan elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu.

Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Dirinya Bukan Cebong Meski Jadi Lawyer Jokowi-Maruf Amin

Bahkan, ia menyebut kehadiran Maruf Amin terkadang membuat pernyataan blunder, seperti soal mobil Esemka yang ia sebut akan diluncurkan pada Oktober 2018, tapi ternyata tak terjadi. Hal itu kemudian membuat relawan-relawan Jokowi mau tidak mau harus pula bekerja ekstra.

"Belum (pengaruh), belum bisa. Kiai Maruf dengan segala hormat memang kiai besar, tapi kan beliau kiai struktural. Makanya Pak Jokowi memainkan peran kiai ini harus betul, benar-benar pintar, karena kalau enggak jadi blunder ke dia," papar Hendri Satrio, ditemui di sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

"Jadi kalau kemudian Pak Kiai Maruf terbatas, mau tidak mau Pak Jokowi membutuhkan lagi relawan-relawan itu. Oleh karena ini segera dikumpulkan lagi," sambungnya.

Jika Sampai Bulan Depan Tak Lunasi Pajak, Pemkot Jaktim Ancam Laporkan Pihak TMII ke KPK

Selanjutnya ia meyakini, tahun 2019 nanti, Presiden Joko Widodo akan banyak melakukan peresmian infrastruktur dan menggelontorkan bantuan-bantuan sosial.

"Saya yakin 2019 Pak Jokowi akan gelontorkan bantuan-bantuan itu. Karena itu satu-satunya cara, infrastruktur itu monumennya Pak Jokowi, prasastinya Pak Jokowi," tutur Hendri Satrio.

Ia pun menyarankan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin menempatkan posisi yang pas bagi ketua MUI non-aktif itu, yakni mengarahkan Maruf Amin mendekati golongan Islam, bukan malah mengorbitkan diri untuk mendekati milenial.

"Sosok Kiai Maruf kalau dimainkan dengan baik, artinya strategi politiknya pas, bisa mengangkat dan bisa menambah elektabilitas Pak Jokowi juga. Ya sudah arahkan saja ke depan Kiai Maruf golongan Islam, kan memang itu arahnya ke sana. Jadi jangan coba memaksakan Kiai Maruf mendekati milenial, kan jadi kasihan," ulasnya. (Rina Ayu)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved