Kompetisi Berkuda FEI World Challenge 2018 Tampilkan Bibit Atlet Berkuda Potensial

KOMPETISI berkuda Federation Equestrian International (FEI) World Jumping Challenge 2018 di Detasemen Kavaleri Berkuda, Parongpong, Kabupaten Bandung.

Kompetisi Berkuda FEI World Challenge 2018 Tampilkan Bibit Atlet Berkuda Potensial
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONAN
Kompetisi berkuda Federation Equestrian International (FEI) World Jumping Challenge 2018 di Detasemen Kavaleri Berkuda, Parongpong, Kabupaten Bandung, Minggu (2/12) kemarin berlangsung meriah. 

KOMPETISI berkuda Federation Equestrian International (FEI) World Jumping Challenge 2018 di Detasemen Kavaleri Berkuda, Parongpong, Kabupaten Bandung, Minggu (2/12) kemarin berlangsung meriah.

Event Presiden ZZ Equistrian Cup, Dimas Putranto mengatakan saat ini olahraga berkuda semakin diminati oleh masyarakat sehingga pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan event serupa secara berkelanjutan.

“Dengan hadirnya event berkuda seperti ini maka para atlet kita bisa menyalurkan bakatnya dan di monitoring oleh pencari bakat skala internasional,” ujar Dimas dalam keterangannya, Senin (3/12).

Sementara itu Owner ZZ Equistrian, Rohalia Kharisma Zein mengungkapkan dirinya sempat terkejut dengan antusias para atlet berkuda yang jumlahnya ratusan, bersaing untuk menjadi terbaik.

“Tahun depan kita akan laksanakan kembali melihat animo generasi muda yang menekuni olahraga berkuda ini begitu besar,” kata Rohalia.

Seorang peserta yang berhasil meraih juara pertama kategori lompatan 140 cm FEI World Challenge 2018, Ferry Wahyu Hadiyanto mengatakan event berkuda sangat penting dan perlu semakin diperbanyak.

“Dengan adanya event berkuda yang rutin dan bertaraf internasional kami dapat semakin berkembang dan melatih diri menjadi yang terbaik,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan event berkuda bisa dilaksanakan di berbagai daerah supaya lebih membuka kesempatan bagi para atlet di pelosok daerah. Apalagi ada banyak atlet potensial yang berasal dari daerah.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved