Kesal Ditilang Saat Masuk Jalan Kalimalang, Sopir Truk: Kalau Bisa, Gue Terbang

DINAS Perhubungan Kota Bekasi menilang truk bertonase 8 ton lebih, saat hendak melintasi Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi, Selasa (4/12/2018).

Kesal Ditilang Saat Masuk Jalan Kalimalang, Sopir Truk: Kalau Bisa, Gue Terbang
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Dinas Perhubungan Kota Bekasi kembali menerapkan sanksi tilang kepada kendaraan bertonase delapan ton lebih, yang hendak melintasi Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Selasa (4/12/2018). 

DINAS Perhubungan Kota Bekasi menilang truk bertonase 8 ton lebih, saat hendak melintasi Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi, Selasa (4/12/2018).

Sejumlah sopir truk yang terkena tilang mengaku belum mengetahui larangan tersebut. Mereka mengaku menggunakan akses Kalimalang karena menghindari macet di jalan tol, saat hendak menuju Cikarang.

"Saya enggak tahu aturan itu, kalau tahu ya enggak bakal lewat sini (Kalimalang)," kata Marpaung, sopir truk, kepada Warta Kota.

Sensor AoA Lion Air PK-LQP Pernah Rusak dan Diperbaiki di Florida

Marpaung hendak menuju Cikarang, mengaku memilih Jalan Kalimalang karena mengindari kemacetan di jalan tol.

"Lihat aja tuh macet begitu, saya juga lagi enggak bawa muatan. Ini mau pulang ke pabrik di Cikarang. Saya sudah capek habis antar muatan barang ke Tanjung Priok. Hancur badan saya kalau lewat tol, ini mau balik ke Cikarang," paparnya.

Ia mengaku keluar tol menuju Kalimalang untuk nanti kembali masuk ke Gerbang Tol Bekasi Barat atau Bekasi Timur. Sebab, arus tol di simpang susun Cikunir sangat padat karena pembangunan.

Penyu Mati di Pulau Pari Diduga karena Air Laut Tercemar Limbah Pek

"Itu di simpang Cikunirnya macet parah bangat. Kita kejebak dua jam lewati lokasi itu doang. Ini lewat Kalimalang enggak boleh, bingung saya mau lewat mana, kalau bisa terbang, ya terbang gue," keluhnya.

Wawan, sopir truk lainnya, mengaku ingin menuju Cibitung. Dirinya terpaksa melintasi Jalan Kalimalang agar mengindari kemacetan di tol yang menyita banyak waktu.

"Itu di tol macet ya mau gimana lagi. Saya mau ke Cibitung, bisa kejebak lama kalau lewat tol," jelasnya.

Ada OTT KPK, Pimpinan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Gelar Rapat

Ia juga menyebut rambu larangan truk bertonase 8 ton lebih dilarang melintas, kurang terlihat.

"Larangannya juga kurang terlihat jelas, harusnya sudah dikasih tahu dari sebelum keluar tol. Jadi kita tidak perlu keluar tol kalau toh ternyata ada larangan itu," paparnya.

Pantauan Warta Kota, truk yang mengetahui ada rambu larangan itu, mereka yang habis keluar tol ingin melewati Jalan Kalimalang, kembali masuk Gerbang Tol Kalimalang 2.

Investigasi KNKT: Lion Air PK-LQP Juga Alami Masalah yang Sama saat Penerbangan Malam Sebelum Jatuh

Namun, sejumlah truk yang nekat hendak masuk ke Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi, langsung dihentikan petugas Dishub yang telah menunggu seusai rambu larangan tersebut.

Satu per satu kelengkapan surat-surat diperiksa, hingga akhirnya dilalukan tilang karena melanggar aturan truk bertonase 8 ton lebih melintasi Kalimalang. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved