Pipa PDAM Sering Rusak karena Posisinya Kini Jadi di Tengah Jalan Kalimalang

Karena posisinya kini berada di tengah Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi pipa PDAM Tirta Bhagasasi sering rusak dan akan dipindahkan.

Pipa PDAM Sering Rusak karena Posisinya Kini Jadi di Tengah Jalan Kalimalang
Warta Kota/Muhammad Azzam
Karena posisinya kini berada di tengah jalan dengan volume kendaraan yang tinggi, pipa PDAM Tirta Bhagasasi ini jadi sering rusak. 

PIPA PDAM Tirta Bhagasasi sering rusak karena posisinya kini berada di tengah Jalan KH Noer Ali Kalimalang Bekasi.

Perusahaan tersebut membuat rencana memindahkan pipa itu ke pinggir jalan.

Kasubag Humas PDAM Tirta Bhagasasi, Ahmad Fauzi, mengatakan awalnya pipa itu ditanam di pinggir jalan.

Namun, seiring perkembangan jaman, Jalan Kalimalang dilebarkan sehingga posisi pipa kini menjadi di tengah jalan.

"Ya posisinya yang ditengah jalan jadi sering rusak. Apalagi jalan itu kerap dilalui kendaraan truk tonase besar," katanya, Jumat (30/11/2018).

Ia menjelaskan pihaknya memang memilik rencana untuk memindahkan pipa itu ke pinggir jalan.

Namun diakui butuh dana besar dan waktu panjang untuk merealisasikannya.

"Lokasi itu seringkali diperbaiki pipanya. Memang idelanya agar tidak rusak terus, pipa dipindahkan ke pinggir jalan. Tapi itu sulit ya, dananya pasti sangat besar dan dampak aliran air ke masyarakat banyak terganggu," ucapnya.

Ia menambahkan, posisi pipa yang kini berada di tengah Jalan Kalimalang itu mulai dari Perumahan Bumi Satria Kencana hingga perempatan BCP.

"Jadi memang jalan itu tidak kuat untuk kendaraan truk bertonase berlebih. Tekanan aliran air di pipa melawan tekanan dari atas jalan membuat pipa itu mudah rusak," ujarnya.

Ia meminta kerjasama pihak instansi lain seperti Dinas Perhubungan Kota Bekasi soal pelarangan truk bertonase besar.

"Kalau truk bertonase berlebih masih lewat terus, yaa jalan yang diperbaiki akan rusak kembali begitu saja terus. Kecuali kontruksi jalan itu diubah total agar mampu dilintasi truk bertonase besar," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved