Liga Champions

Liverpool Siapkan Neraka untuk Napoli

Liverpool harus menang atas Napoli, yang memimpin klasemen Grup C, dengan selisih dua gol untuk lolos ke babak 16 besar.

Liverpool Siapkan Neraka untuk Napoli
Liverpool Echo
Liverpool Vs Napoli 

MESKI kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG), Liverpool tidak kehilangan kepercayaaan diri.

The Reds yakin mampu mengalahkan Napoli dalam laga hidup mati di Anfield, 12 Desember mendatang.

Liverpool harus menang atas Napoli, yang memimpin klasemen Grup C Liga Champions, dengan selisih dua gol untuk lolos ke babak 16 besar.

Bek Liverpool Andy Robertson optimistis target itu bisa terpenuhi.

"Kami tahu betapa sulitnya mengalahkan Napoli, tapi kami percaya. Kami percaya bisa menciptakan malam yang luar biasa di Anfield. Tim ini butuh dukungan suporter dan semua pihak untuk menghadirkan atmosfer membara. Jika itu terjadi pemain akan memberi reaksi dan berharap mendapat hasil yang diinginkan. Anfield harus jadi neraka untuk Napoli," tutur Robertson.

"Musim lalu kami mencapai final, tapi juga harus diingat kami memastikan tiket ke babak 16 besar di laga terakhir penyisihan grup. Jadi situasinya sama dengan saat ini," imbuhnya.

Sriwijaya Berjuang Lepas dari Jerat Degradasi

Robertson mengakui, dua gol PSG lahir karena kesalahan timnya. Jika lebih fokus dan tidak panik, gol Juan Bernat dan Neymar bisa dicegah.

Gol penalti James Milner sempat membangkitkan harapan Liverpool, namun tidak ada lagi gol yang tercipta.

Sementara itu, mantan bek Liverpool John Arne Riise menyebut kepemimpinan wasit Szymon Marciniak sangat buruk.

Wasit asal Polandia itu tidak memberi peringatan apa pun ketika Marco Verratti melakukan tekel keras terhadap Joe Gomez.

"Jika Gomez terlambat mengangkat kakinya, pasti patah," kata Riise yang ikut membawa Liverpool memenangi Liga Champions 2005.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Jumat (30/11/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved