Ahmad Basarah Hina Pak Harto yang Hidup Sederhana Dicap Guru Korupsi, Fakta Ribuan Orang Mengantar

Puluhan ribu, bahkan ratusan ribu orang berjejer, mereka mengantarkan, menangis, merasa kehilangan, dan menyampaikan penghormatan terakhir.

Ahmad Basarah Hina Pak Harto yang Hidup Sederhana Dicap Guru Korupsi, Fakta Ribuan Orang Mengantar
Kompas.com/Ihsanuddin
PRIYO Budi Santoso, Sekjen Partai Berkarya 

Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso menyayangkan pernyataan Wakil Sekjen PDI-P Ahmad Basarah yang menyebut Soeharto sebagai gurunya koruptor.

"Itu adalah pernyataan dan tuduhan yang keji. Saya agak kaget kalau itu disampaikan tokoh sekaliber Mas Ahmad Basarah, sahabat saya yang juga Wakil Ketua MPR RI," kata Priyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

"Pak Harto selama ini dikenal menjalani hidup yang cukup sederhana untuk ukuran presiden yang berkuasa selama 32 tahun. Beliau juga telah menoreh beberapa prestasi dan mempunyai jasa yang cukup besar," lanjut Priyo.

Priyo menegaskan, sampai sekarang belum ada bukti secara hukum bahwa Soeharto melakukan korupsi seperti yang dituduhkan banyak pihak.

Saat wafat, Presiden kedua itu juga mendapatkan pemakaman yang layak sesuai kapasitasnya sebagai mantan pemimpin negara.

Politisi senior yang lama bergelut di Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, kini resmi menjadi Sekjen Partai Berkarya.

Pada Kamis (12/4/2018) hari ini, Priyo mewakili partainya untuk hadir dalam Halaqah Kebangsaan di PP Muhammadiyah, Jakarta.

Priyo bahkan mengaku menyaksikan sendiri masyarakat memadati lokasi dimakamkannya Soeharto di Astana Giribangun, Karanganyar.

"Puluhan ribu, bahkan ratusan ribu berjejer, mereka mengantarkan, menangis, merasa kehilangan, dan menyampaikan penghormatan terakhir pada Pak Harto. Saya tidak tahu, kok tega-teganya Pak Harto disebut sebagai guru korupsi," kata Priyo.

Sebelumnya, Basarah menyebutkan, maraknya korupsi di Indonesia dimulai sejak era Presiden Soeharto.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved