Liga 1

Widodo Sebut Tiga Kali Kalah Berturut-turut Bali United Berhak Putus Kontrak

Meski kontraknya hingga tahun 2020, Widodo tak masalah jika kontraknya berakhir lebih cepat lantaran klausul kalah tiga kali berturut-turut.

Widodo Sebut Tiga Kali Kalah Berturut-turut Bali United Berhak Putus Kontrak
kompas.com
Widodo Cahyono Putro 

WIDODO Cahyono Putro tidak lagi menjadi pelatih Bali United.

Kenyataan ini sontak memunculkan pertanyaan, mengingat Liga 1 2018 hanya menyisakan dua laga lagi.

Apalagi, tim Serdadu Tridatu saat ini sedang bersiap untuk menghadapi laga berikutnya melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 2 Desember 2018.

Muncul dua versi terkait hal ini, yakni ada yang berpersepsi Widodo mundur dan juga ada yang berpendapat dia dipecat manajemen Bali United.

Widodo pun memberikan penjelasannya terkait hal ini, kepada wartawan.

"Di klausul kontrak tertulis tiga kali berturut-turut kalah, hubungan kerja sama putus. Itu kesepakatan kedua belah pihak ketika saya pertama kali datang tahun 2017," ucap Widodo dikutip dari goal.

Mengacu kepada klausul itu, usai menderita kekalahan telak dari PSM Makassar, mantan pelatih Sriwijaya FC ini dipanggil oleh manajemen Bali United.

Ketua Jakmania Ingin Persija Punya Bank Pemain

Ia bertemu CEO Bali United Yabes Tanuri untuk membicarakan hal tersebut.

"Jadi kemarin saya dipanggil oleh Pak Yabes dan ditanyakan bagaimana keputusan ini (klausul dalam kontrak perjanjian). Kalau memang tertuang di kontrak ya, saya mundur. Memang ada kesepakatan itu dan itu yang pasti untuk menjawab kesimpangsiuran apakah saya mundur atau dipecat," paparnya.

Meski kontraknya hingga tahun 2020, Widodo tak masalah jika kontraknya berakhir lebih cepat lantaran klausul kalah tiga kali berturut-turut.

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved