Pemenang Sayembara Berharap Pemerintah Kota Bekasi Melanjutkan Pembangunan Hasil Sayembara

Pemenang sayembara desain landmark Kota Bekasi, berharap agar Pemerintah Kota Bekasi bisa melanjutkan pembangunannya.

Pemenang Sayembara Berharap Pemerintah Kota Bekasi Melanjutkan Pembangunan Hasil Sayembara
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Foto penataan landmark hasil sayembara di jembatan penyebrangan orang (JPO) di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi yang mandek beberapa waktu lalu. Kini, Kota Bekasi berencana akan mengadakan sayembara kembali di Lapangan Multiguna, Kecamatan Bekasi Timur. 

WARTA KOTA, BEKASI--- Pemerintah Kota Bekasi bakal menggelar sayembara penataan Lapangan Multiguna di Jalan Lapangan Serbaguna, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Akan tetapi rencana sayembara mendapat kritik dari DPRD Kota Bekasi karena sayembara yang digelar Pemerintah Kota Bekasi merupakan pencitraan.

Apalagi hasil dua sayembara sebelumnya dan sudah ada pemenang termasuk pemberian hadiah kepada pemenang pada tahun 2015 dan 2016 tidak ada realisasi penataan hingga saat ini.

Suria Wiyadi (29), pemenang sayembara desain landmark Kota Bekasi, berharap agar Pemerintah Kota Bekasi bisa melanjutkan pembangunannya karena bisa memberikan kebanggaan tersendiri.

"Saya membuat desain sebaik mungkin dengan harapan menjadi kebanggan tersendiri dan masyarakat Kota Bekasi," ujar Suria beberapa waktu lalu.

Suria mengatakan, awal 2018 dia sempat mendatangi Kota Bekasi untuk melihat sejauhmana pembangunan landmark hasil desainnya.

Namun dia terkejut, pembangunannya belum rampung padahal proyek tersebut telah dimulai sejak triwulan pertama tahun 2015 lalu.

"Awal tahun saya datang ke Bekasi dari Bandung ingin melihat, tapi nyatanya belum selesai. Hanya inti landmark yang di bagian tengah saja yang sudah kelihatan konstruksinya," ujar pria jebolan S1 dan S2 jurusan Arsitektur dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Dia mengaku, sempat dipanggil Pemerintah Kota Bekasi untuk menyesuaikan desainnya kembali dengan kondisi di lapangan.

Lantaran keterbatasan lahan dan mempertimbangkan swasta yang ada di sana, maka desain jembatan tidak lagi melengkung seperti halnya bentuk kujang.

Adapun kujang adalah senjata khas wilayah Jawa Barat. Kata dia, jembatan yang ada di landmark dibuat terkoneksi dengan tiga titik yaitu Metropolitan Mal, Mega Bekasi City dan showroom mobil (tiga titik strategis).

"Pak Wali Kota saat itu (Rahmat Effendi) menginginkan agar bentuk jembatan didesain ulang, tapi inti landmark dan fasad (sisi luar bangunan) harus tetap sesuai desain karena mengandung filosofi," katanya.

Dua Sayembara Mandek, Pemerintah Kota Bekasi Disebut Kerap Pencitraan

Pemerintah Kota Bekasi Bakal Menggelar Sayembara Desain Lapangan Multiguna Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Adakan Sayembara Desain Pasar dan Reklame

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved