30 Tahun Tak Pernah Dikeruk, Kali Bekasi Sumbang 49 Titik Banjir di Bekasi

Selama 30 tahun Kali Bekasi tidak pernah dikeruk atau dinormalisasi. Akibatnya, sekarang Bekasi banjir di 49 lokasi sepanjang aliran kali itu.

30 Tahun Tak Pernah Dikeruk, Kali Bekasi Sumbang 49 Titik Banjir di Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Ardhianto 

WAKIL Walikota Bekasi Tri Adhianto menyebut Kali Bekasi yang tak kunjung di normalisasi selama 30 tahun menyebabkan banjir di Kota Bekasi.

Ada sebanyak 49 titik banjir di Kota Bekasi. Hampir semua titik itu berada dekat Kali Bekasi.

"Memang ini masalahnya, Kali Bekasi sudah lama tidak dinormalisasi, restorasi maupun rehabilitasi. Dari 49 titik banjir di Kota Bekasi hampir semua karena dekat Kali Bekasi," katanya usai Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Banjir di Kalimalang, Kamis (29/11/2018).

Untuk itu, Tri meminta pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk segera melakukan langkah-langkah itu.

"Ini Kali Bekasi makin banyak endapannya, paling kedalamnya sisa 2 meter saja yang awalnya bisa 5-6 meter. Banyak juga dinding Kali Bekasi dalam kondisi yang sangat mengkhawatrikan," ungkapnya.

Ia menambahkan banjir juga terjadi akibat aliran Kali Bekasi tidak mengalir dari wilayah selatan ke utara Kota Bekasi.

"Kali Bekasi ini kan ujungny ke laut, nah sejumlah saluran air di wilayah selatan Kota Bekasi banyak yang tidak tersambung ke Kali Bekasi dengan baik," jelasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dalan hal ini BBWSCC, untuk segera melakukan langkah-langkah penanganannya.

"BBWSCC diharapkan segera melakukan normalisasi. Kami juga akan selesaikan sejumlah crossing di wilayah pemukiman yang aliran airnya belum tersambung ke saluran pembuangan ke laut, seperti Kali Cakung menuju BKT dan Kali Bekasi menuju Kali CBL," paparnya.

Sebelumnya dalam menghadapi bencana banjir, pihaknya melakukan simulasi banjir tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Kota Bekasi, Satpol PP, Tagana, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved