Membuang Sampah Sembarangan di Pinggir Jalan Karang Satria Bekasi Perilaku Biadab

Membuang sampah di pinggiran Jalan Karang Satria termasuk perilaku biadab yang belum hilang di Bekasi.

Membuang Sampah Sembarangan di Pinggir Jalan Karang Satria Bekasi Perilaku Biadab
Warta Kota/Muhammad Azzam
Perilaku biadab membuang sampah sembarangan di pinggiran Jalan Karang Satria Bekasi masih terus berlangsung. 

TUMPUKAN sampah dibuang di pinggiran Jalan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Sampah tersebut memenuhi pinggiran jalan ke arah Pertigaan Jembatan Besi.

Pantauan Warta Kota, Rabu (28/11/2018) sampah tersebut terserak di pinggir jalan Karang Satria sepanjang sekitar 150 meter.

Sampah itu didominasi sampah rumah tangga dan sengaja dibuang di tempat itu.

Terdapat plang larangan dilarang membuang sampah tidak membuat lokasi ini bersih dari sampah.

Jalan itu ramai dilewati kendaraan mengingat jalan itu akses penting yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Kota Bekasi, Cikarang, Marunda, Babelan, dan Jakarta.

Menurut Ilyas warga sekitar, tumpukan sampah itu sudah ada bertahun-tahun. Seringkali dibersihkan namun tetap selalu mencul.

"Sudah lama itu mah, sampah dari pengendara lewat sengaja buat kesitu main lempar saja," katanya kepada Warta Kota.

Adanya tumpukan sampah itu sangat merusak pemandangan.

"Aneh saya lihatnya, entah salah siapa. Warganya yang jorok atau Pemerintah Kabupaten Bekasi yang cuek biarkan gitu saja. Yang jelas sangat menganggu dan merusak pemandangan," kata Malih (30) pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Malih yang juga merupakan warga Kabupaten Bekasi menilai tumpukan sampah tidak hanya terjadi jalan itu. Namun, ada disejumlah jalan lainnya di Kabupaten Bekasi.

Ia menilai, perilaku biadab membuang sampah di pinggir jalan terjadi juga karena tidak tersedianya tempat pembuangan sampah.

“Saya lihat, belum ada kelola yang baik soal sampah di Kabupaten Bekasi. Jadi wilayah yang engga ada tempat sampah asal buang saja dilahan kosong atau pinggir jalan gini. Soalnya di rumah saya saja sampah sering numpuk lama diangkutnya jadi kadang suka milih buat sembarangan," ujarnya.

Ia meminta agar kondisi itu tidak dibiarkan begitu saja karena merusak keindahan dan menimbulkan penyakit.

“Harus ada penyelesaian menyeluruh, selain kesadaran masyarakat juga Pemkab juga harus tambah bayak lokasi tempat sampah dan alat pengangkutnya. Kalau didiamkan saja bisa berdampak negatif, seperti timbulnya bau tidak sedap hingga menimbulkan penyakit,” paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved