Camat Gropet Pun Ketagihan Menikmati Makanan Wahteg Tanjung Duren Raya

Sebelum mendirikan wahteg ini, ia pun sempat berkeliling ke warteg di Jakarta hingga ke Tegal.

Camat Gropet Pun Ketagihan Menikmati Makanan Wahteg Tanjung Duren Raya
Warta Kota
Wahteg (warteg wah) di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

Camat Grogol Petamburan, Ahmad Sajidin, mengakui makan di Wahteg di Jalan Tanjung Duren Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, bikin nagih.

Dirinya berharap, Wahteg bisa menjadi contoh kepada pengusaha makanan lainnya guna memajukan perekonomian masyarakat.

"Makanan dan minuman di sini enak-enak dan sangat nyaman. Bikin saya nagih. Ber-AC, Wi-fi juga ada, bahkan sangat aman karena adanya belasan CCTV ya. Berharap, Wahteg ini dapat menjadi salah satu contoh untuk pengusaha-pengusaha makanan restoran yang lain. Malah bisa memajukan perekonomian," papar Ahmad saat ditemui di Wahteg, Rabu (28/11/2018).

Wahteg (warteg wah) di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Wahteg (warteg wah) di Jalan Tanjung Duren Raya, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. (WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN)

Menurut Ahmad, suasana saat masuk Wahteg sangat berbeda dengan warteg yang lainnya di Jakarta. Bahkan, kata Ahmad, Wahteg menjadi tempat yang cocok untuk nongkrongnya anak-anak muda.

"Harganya juga enggak jauh beda yah dengan warteg-warteg yang lain. Wahteg ini ya, cocok buat nongkrong kalangan muda-mudi. Karena, konsep Wahteg ini sangat menarik. Ciri khas di wahteg sama sekali tidak menghilangkan khas warteg lainnya. Makan di sini, bikin betah," ujar Ahmad.

Sementara, Rocky selaku owner wahteg, menyebut wahteg ini bukan cafe atau semacam restoran lainnya.

Sebelum mendirikan wahteg ini, ia pun sempat berkeliling ke warteg di Jakarta hingga ke Tegal.

"Dari survei ini, saya mendapatkan ide menarik dengan menamakan 'Wahteg'. Artinya, Warteg yang Wah, berkonsep modern. Harganya juga relatif tak jauh berbeda dengan warteg lainnya di Jakarta. Nasi, telor dan sayur dan minuman dingin, sekitar Rp 15.000-an lah," papar Rocky.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved