Bea Cukai Bekasi Musnahkan 3 Juta Batang Rokok dan 5.820 Botol Minuman Keras Ilegal

"Operasi ini dilakukan juga sebagai menekan rokok ilegal dan menekan penerimaan uang negara."

Bea Cukai Bekasi Musnahkan 3 Juta  Batang Rokok dan 5.820 Botol Minuman Keras Ilegal
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bekasi melakukan pemusnahan 3.025.398 batang rokok ilegal, tembakau iris maupun minuman keras, Rabu (28/11/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI----Sebanyak 3.025.398 batang rokok ilegal dimusnahkan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bekasi, Rabu (28/11/2018).

Selain rokok ilegal, Bea Cukai Bekasi juga memusnahkan 107.865 gram tembakau iris dan 5.820 botol minuman keras (miras).

Berdasarkan pantauan Warta Kota, pemusnahan dilakukan di halaman kantor KPPBC TMP Bekasi.

Jutaan batang rokok dan tembakau iris itu dimasukkan kedalam drum, lalu dibakar. Sedangkan ribuan botol miras dihamparkan di halaman dan  dilindas alat berat.

Penerimaan Pajak Bisa Turun Rp 16 Triliun Karena Pemerintah Batal Naikkan Cukai Rokok

Proses pemusnahan rokok ilegal dan miras itu disaksikan jajaran Polres Metro Bekasi Kabupaten, Polres Metro Bekasi Kota, Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Kantor KPPBC TMP, Hatta Wardhana mengatakan, rokok dan miras ilegal itu merupakan hasil operasi mulai dari tahun 2017 hingga 2018.

Rokok ilegal disita Bea Cukai bersama kepolisian Bekasi saat akan diselundupkan ke wilayah Sumatera.

Sedangkan ribuan botol miras didapatkan dari razia Polres Metro Bekasi Kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bekasi.

YLKI Menilai Pembatalan Kenaikan Cukai Rokok Bisa Mempengaruhi Jaminan Kesehatan Nasional

Sementara itu, pelakunya sudah dijatuhkan hukuman dan kasus sudah berkekuatan hukum sehingga barang bukti dapat dimusnahkan.

"Pemusnahan barang-barang hasil penindakan ini, bentuk transparansi pelaksanaan tugas Bea Cukai dalam melakukan tindakan barang barang ilegal," kata Hatta Wardhana kepada Wartawan, Rabu (28/11/2018).

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved