Bea Cukai Bekasi Minta Masyarakat Laporkan Jika Menemukan Rokok Tanpa Pita Cukai

"Cukai rokok adalah pungutan negara yang menjadi salah satu penyokong signifikan APBN."

Bea Cukai Bekasi Minta Masyarakat Laporkan Jika Menemukan Rokok Tanpa Pita Cukai
Warta Kota/Muhammad Azzam
Rokok dan minuman keras ilegal ini disita petugas ini, kemudian dimusnahkan, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bekasi, Rabu (28/11/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI--- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Bekasi, mengajak masyarakat Bekasi melapor jika menemukan rokok ilegal dijual di warung.

"Jadi saya minta agar dilaporkan jika ada peredaran atau menemukan rokok ilegal. Bisa dilaporkan melalui website Bea-Cukai atau bisa ke pihak kepolisian," kata Kepala Kantor KPPBC TMP, Hatta Wardhana, usai melakukan pemusnahaan tiga juta rokok ilegal, Rabu (28/11/2018).

Hatta menjelaskan, meskipun Bekasi hanya menjadi lintasan rokok ilegal yang ingin dikirim ke Pulau Sumatera, akan tetapi pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi ciri-ciri rokok ilegal itu.

VIDEO: 3 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Bekasi

"Kalau di Bekasi belum pernah kita temukan produksi rokok ilegal. Tapi kita akan sosialisasikan ke pabrik-pabrik, masyarakat maupun warung agar bisa mengenali rokok ilegal itu," kata Hatta.

Hatta menjelaskan, rokok ilegal mudah dikenali antara lain kemasan rokok tidak ada pita cukai.

"Bisa lihat dari tidak adanya pita cukai. Dengan mata telanjang bisa dilihat dari kertas cukainya, ada tanda serat atau tidak," ucapnya.

"Merek rokoknya juga biasanya tidak ada, atau merek rokoknya tidak jelas dengan kebanyakan merek rokok pada umumnya," kata Hatta lagi.

Dia mengimbau, masyarakat  tidak membeli rokok ilegal yang berpita cukai palsu atau tidak dilekati pita cukai.

"Sosialisasi ini kami lakukan kepada masyarakat umum. Cukai rokok adalah pungutan negara yang menjadi salah satu penyokong signifikan APBN," ucapnya.

Hatta menambahkan, peredaran rokok ilegal semakin berkurang setelah pihak Bea Cukai bersama instansi penegak hukum lainnya.

Bea Cukai Tangerang Sita Ratusan Batang Rokok Ilegal

Pada tahun 2016 peredaran rokok ilegal sebesar 12,14 persen berkurang menjadi 7,04 persen.

"Penekanan peredaran rokok ilegal ini tentu tidak terlepas dari upaya pengawasan jajaran Bea Cukai melalui program Penertiban Cukai Beresiko Tinggi (PCBT) yang dicanangkan pada tahun 2017 dan masih terus digalakkan hingga saat ini," ucapnya.

Kerjasama yang baik dengan aparat penegak hukum lainnya, kata Hatta, dalam rangka ketertiban dan keamanan negara dalam pendapatan dari cukai rokok.

"Ini akan kami tingkatkan sebagai perwujudan peran Bea Cukai sebagai Community Protector," katanya.

"Penindakan akan dilakukan terus menerus oleh Bea Cukai dengan harapan dapat memberikan efek jera kepada para oknum yang memproduksi atau menyebarkan Bahan Kenal Cukai (BKC) ilegal," ujar Hatta.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved