Aliansi Kepala Daerah Dukung Raperda Rokok Kabupaten Tangerang

Dipimpin Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Aliansi Kepala Daerah Peduli Kawasan Tanpa mendukung Raperda yang tengah dibahas Pemkab Tangerang.

Aliansi Kepala Daerah Dukung Raperda Rokok Kabupaten Tangerang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Bogor Bima Arya saat menggelar pertemuan dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Ruang Solear, Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (27/11/2018). 

Dipimpin Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Aliansi Kepala Daerah Peduli Kawasan Tanpa mendukung Rencana Peraturan Daerah (Raperda) yang tengah dibahas Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama DPRD setempat.

Hal tersebut disampaikan Bima Arya, saat menggelar pertemuan dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Ruang Solear, Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (27/11/2018).

Menurut Bima, kedatangannya sebagai transformasi penerapan Perda yang sudah dilakukan pemerintah Kota Bogor. Serta tindakan tegas di lapangannya.

"Kota Bogor sebagai salah satu daerah di Indonesia yang sudah mengimplementasikan Perda Rokok dan selayaknya kita berbagi pengalaman dengan Daerah lain," ujar Bima.

Diakui Bima, implementasi Perda Rokok akan menuai kendala, mulai dari perusahaan rokok hingga para aparatur pemerintah yang masih doyan melakukan pelanggaran - pelanggaran akan adanya perda tersebut.

"Tidak semudah kelihatannya saat akan menerapkan Perda rokok, karena internal dan eksternal akan penuh gejolak, terutama akan adanya penolakan dan pelanggaran Perda," ucapnya.

Diakui Bima, disiplin dan tegas adalah kunci dalam keberhasilan penerapan Perda rokok. "Ada reward and panismen bagi pelanggar dan pegiat yang membantu pemerintah," kata Bima.

Sementara itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menambahkan sharing pengalaman ini, akan membantu Kabupaten Tangerang dalam mengimplementasikan Perda tersebut.

"Kami tidak menutup mata akan hal ini, karena masih banyak ASN yang merokok sembarang sehingga perda menjadi mandul, karena banyaknya pelanggar," ungkap Zaki.

Zaki mengakui, Perda larangan rokok saat ini masih salah pembahasan yang dilakukan oleh pansus DPRD Kabupaten Tangerang. " Kita berharap 2019 perda ini efektif berlaku dan sudah disahkan perda tersebut," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved