Pilpres 2019

Prabowo: Dulu Ketika Dikirim ke Daerah Perang, Saya Minta Didoakan dan Dimandikan Kiai

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menceritakan hubungannya dengan para kiai dan ulama yang sudah terjalin sejak lama.

Prabowo: Dulu Ketika Dikirim ke Daerah Perang, Saya Minta Didoakan dan Dimandikan Kiai
Kompas.com
Prabowo Subianto bersama barisan pendukung. 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menceritakan hubungannya dengan para kiai dan ulama yang sudah terjalin sejak lama.

Prabowo Subianto mengungkapkan, dahulu sebelum ditugaskan dalam sebuah misi militer, ia selalu mendatangi kiai untuk meminta didoakan.

"Dulu waktu muda, ya sudah lah agama kita kurang, sering bolos. Salat bolos dulu waktu muda. Jadi ketika dikirim ke daerah perang saya waswas, dosa saya banyak," kata Prabowo Subianto, saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Walisongo, Situbondo, Jawa Timur, dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Minggu (25/11/2018).

Baiq Nuril Maknun dan Anaknya Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Hotman Paris Diminta Turun Tangan

"Maka cari kiai ah, minta didoakan, minta diberi amalan-amalan, iya kan? Dan kadang kita minta dimandikan karena kita sudah siap mati," sambungnya.

Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengungkapkan, selama menjadi prajurit, dirinya diajarkan untuk selalu mendatangi ulama setempat jika ditugaskan ke daerah, untuk meminta nesehat.

"Karena itu di tentara kita selalu diajarkan kalau datang ke suatu daerah harus menghadap kiai-kiai, ulama-ulama, para habaib, minta nasihat," ungkapnya.

Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Dana Kampanye Rp 10 Juta dari Relawan di Yogyakarta

Selain itu, Prabowo Subianto menyatakan, setiap datang ke pesantren mana pun, tidak pernah meminta dukungan politik untuk Pilpres 2019, termasuk ke Ponpes Walisongo.

"Saya datang ke pesantren tidak pernah meminta dukungan. Tapi sebagai manusia saya datang berharap mendapat dukungan, boleh kan?" ucapnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved