Indonesia Gelar Turnamen Internasional Soft Tenis di Bali

Perhelatan ini bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga untuk menyusun ulang kekuatan tim nasional soft tenis Merah Putih.

Indonesia Gelar Turnamen Internasional Soft Tenis di Bali
SUPER BALL/CELESTINUS TRIAS HP
Suasana latihan Tim Sotf Tenis Indonesia di Stadion Tenis Jakabaring, Palembang, Senin (20/11/2017) (Super Ball/Celetinus Trias HP) 

INDONESIA bakal menjadi tuan rumah kejuaraan soft tenis internasional keempat.

Perhelatan ini bukan hanya untuk mengejar kemenangan, tetapi juga untuk menyusun ulang kekuatan tim nasional soft tenis Merah Putih.

Kejuaraan soft tenis tersebut diikuti empat negara, yaitu Indonesia, India, Korea Selatan, dan Kanada.

Tercatat 60 atlet soft tenis bakal bertanding menunjukkan supremasi kemampuan di Lapangan Tenis KONI, Denpasar, Bali, 27 November - 2 Desember 2018.

Ketua panitia penyelenggara kejuaraan, Agus Rosadi, mengungkapkan bahwa kejuaraan berkelas internasional lebih bertujuan menyiapkan atlet-atlet soft tenis sebagai regenerasi serta seleksi bagi pembentukan timnas soft tenis Indonesia menuju SEA Games 2019.

Mario Gomez Benahi Mental Para Pemain Persib Jelang Laga Kontra Persela

Sebagai upaya menyusun ulang kekuatan, Agus menyatakan bahwa atlet soft tenis yang ada di Indonesia butuh mengikuti kejuaraan bertaraf internasional, karena nantinya akan mendapatkan evaluasi dan masuk dalam program seleksi timnas.

"Bagi atlet tuan rumah, ajang ini juga menjadi salah satu kesempatan unjuk gigi agar terpilih dalam skuad tim nasional soft tenis yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional, terutama pada pesta olahraga antar bangsa Asia Tenggara, SEA Games 2019 di Filipina, akhir tahun depan. Kejuaraan ini memang menjadi salah satu tahapan seleksi atlet dalam pembentukan timnas soft tenis Merah Putih menuju SEA Games 2019. Sebelumnya kami telah memantau penampilan mereka ketika mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Manado, awal bulan ini," beber Agus.

Pada perhelatan ini, atlet soft tenis yang pernah penyumbang medali bagi kontingen Merah Putih di Asian Games 2018 seperti Elbert Sie, Prima Simpatiaji dan Dwi Rahayu Pitri akan menjadi andalan Indonesia untuk meraih tempat terhormat pada kejuaraan ini.

“Namun persaingan akan sangat ketat terutama dengan kehadiran wakil Korea Selatan yang tidak saja merupakan kekuatan utama soft tenis Asia namun juga dunia.

Sementara, pemain dari India dan Kanada bisa menjadi kuda hitam pada kegiatan kali ini,” ujar Agus.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Senin (26/11/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved