Cari Solusi First Media Ajukan Proposal

PT First Media Tbk telah mengajukan proposal penyelesaian tunggakan izin penggunaan frekuensi 2,3 Hz ke Kemenkominfo.

Cari Solusi First Media Ajukan Proposal
Istimewa
ILUSTRASI First Media 

PALMERAH, WARTA KOTA - PT First Media Tbk telah mengajukan proposal penyelesaian tunggakan izin penggunaan frekuensi 2,3 Hz ke Kemenkominfo. Pengajuan proposal tersebut diharapkan tercapainya kesepakatan.

"Pengajuan proposal itu Jumat (16/11). Perseroan mengapresiasi kerjasama dan dukungan dari Kemenkominfo selama ini, sehingga perseroan dapat mengambil bagian dalam pembangunan ekosistem telekomunikasi di Indonesia,” kata Presiden Direktur PT First Media Tbk, Harianda Noerlan, di Jakarta, Senin (26/11/2018).

Harianda menambahkan bahwa terkait pemberitaan dan perkembangan beberapa hari terakhir ini, perseroan berterima kasih kepada Kemenkominfo atas kesempatan yang diberikan untuk terus berkoordinasi demi mencari penyelesaian yang terbaik.

Harianda menjelaskan, PT First Media Tbk adalah penyelenggara jasa dan jaringan telekomunikasi di bawah pengawasan Kemenkominfo yang memiliki izin penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis packet switched. Baik iru melalui kabel maupun pita frekuensi 2.3GHz; dimana pada tahun 2013, perseroan meluncurkan layanan 4G LTE dengan menggandeng BOLT yang merupakan pionir layanan 4G LTE di Indonesia.

Kemudian perseroan telah sepenuhnya mengusahakan dan mewujudkan komitmen dalam pembangunan jaringan Broadband Wireless Access (“BWA”) dan penyediaan layanan sebagaimana tercantum dalam setiap Laporan Kinerja Operasi (LKO) dan evaluasi lima tahunan.

Perseroan akan tetap memberikan layanan yang terbaik sambil menunggu dan berharap adanya penyelesaian. Sehubungan dengan hal ini, perseroan memutuskan untuk sementara tidak menerima pembelian baru dari pelanggan baik isi ulang (top up) maupun paket berlangganan, sampai Perseroan mendapatkan arahan dan persetujuan dari Kemenkominfo.

Perseroan ingin menginformasikan bahwa lisensi layanan telekomunikasi nirkabel (Broadband Wireless Access 2,3Ghz) adalah terpisah dari lisensi TV Kabel & Fixed Broadband Internet berbasis kabel yang layanannya dioperasikan oleh PT Link Net Tbk dengan menggunakan merek dagang “First Media”; dimana, layanan tersebut terjamin aman dan tetap beroperasi seperti biasa.

"Semua kegiatan dan tindakan yang Perseroan lakukan saat ini dilakukan dengan menempatkan kepentingan pelanggan sebagai prioritas utama," tandas Harianda. (DOD)

Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved