Pilpres 2019

Petani Tomat Curhat Biaya Tanam Rp 1.500 Saat Panen Dijual Rp 300, Ini Kata Sandiaga Uno

Agus juga meminta Sandiaga Uno kembali menjadikan desanya sebagai penghasil bawang putih.

Petani Tomat Curhat Biaya Tanam Rp 1.500 Saat Panen Dijual Rp 300, Ini Kata Sandiaga Uno
Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno
Gabungan Kelompok Tani se-Kota Batu dan Pelaku UMKM Malang bertemu Sandiaga Uno di Lapangan Desa Sidomulyo Batu, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (23/11/2018). 

GABUNGAN Kelompok Tani se-Kota Batu dan Pelaku UMKM Malang bertemu Sandiaga Uno di Lapangan Desa Sidomulyo Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu (23/11/2018).

Mereka meminta calon wakil presiden nomor urut 02 ini memperbaiki nasib hidup mereka yang makin terpuruk, seperti yang dialami pria bernama Agus Sayur dari Desa Junrejo Batu Malang.

Agus menyatakan, kondisi para perani tomat sungguh memprihatinkan, bahkan bisa dibilang sangat terpuruk. Menurut Agus, sudah tidak masuk akal untuk menanam tomat.

Pembunuh Satu Keluarga Sempat Obati Telunjuknya ke Klinik di Cikarang, kepada Perawat Mengaku Jatuh

“2018 ini Pak, keluhan dari petani harga-harga sayur mayur sangat memprihatinkan, khususnya tomat. Kami panen 100 kg, dengan biaya penanaman per kilo tomat Rp 1.500. Nah, saat panen dijual hanya dapat Rp 300 Pak, kebayang rugi kami. Saya bingung Pak, rugi besar,” ungkap Agus.

Agus juga meminta Sandiaga Uno kembali menjadikan desanya sebagai penghasil bawang putih. Karena sejak ada impor, katanya, tidak lagi banyak yang menanamnya.

“Sekarang bawang putih komoditi impor. Bisakah bawang putih jadi komoditas pertanian kami lagi pak?,” tanyanya.

SBY: Dua Kali Jadi Calon Presiden, Saya Tak Pernah Paksa Ketum Partai Pendukung Kampanyekan Saya

Sandiaga Uno yang mendengar penuturan Agus, sempat terhenyak dan diam sejenak. Menurut Sandiaga Uno, dalam kondisi petani sayur-mayur seperti ini, seharusnya pemerintah hadir.

“Ini sungguh ironi. Sangat-sangat merugikan. Dengan harga tomat anjlok seperti ini, bisa membinasakan. Pemerintah harus hadir. Setiap produksi dibeli dengan harga yang layak,” ucap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menyatakan, jika dirinya bersama Prabowo Subianto terpilih melayani rakyat Indonesia, pihaknya akan membuat food station. Para petani akan menjual hasil produksi ke tempat tersebut. Di food station itu juga akan disediakan food storage, sehingga hadil produksi pertanian bisa lebih tahan lama.

“Kami akan memulai sebuah sistem food station. Produksi petani tidak akan dibeli di bawah biaya produksi,” janji Sandiaga Uno. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved